Tutup 3 Hari, Ancol Buka dengan Penerapan Prokes Covid-19 Ketat

Selasa, 18 Mei 2021 - 18:58 WIB
loading...
Tutup 3 Hari, Ancol...
Sejumlah pengunjung berada di Pantai Lagoon, Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (18/5/2021). Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Sempat ditutup selama tiga hari, kini Taman Impian Jaya Ancol kembali dibuka untuk umum. Pembukaan tempat wisata di pesisir Jakarta inipun dilakukan dengan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pengelola Ancol membuat sejumlah papan larangan berenang di area Pantai Lagoon. Selain itu juga pengelola membuat tali pembatas di sisi pantai.

Sejumlah petugas Satgas Pencegahan Ancol dan Tiga Pilar (Satpol PP, TNI-Polri) terlihat hilir mudik dengan menggunakan pengeras suara mengimbau pengunjung untuk tidak mendekati pantai.

Vice President Taman Impian Jaya Ancol Agung Praptono mengatakan, selama dilakukan penutupan menyeluruh, ada perbedaan yang menonjol dari kondisi sebelumnya. Baca juga: Ancol, Ragunan dan TMII Kembali Buka Hari Ini, Berikut Ketentuannya

"Jadi untuk pembelian online saat ini diwajibkan untuk H-1. Selain itu, jika sebelumnya batas pengunjung sampai 35.000 orang sekarang hanya 10.000 sampai 15.000 pengunjung saja," kata Agung di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (18/5/2021).

Selain itu, dikatakan Agung, saat ini pantai melakukan pembatasan di unit rekreasi pantai. Salah satunya adalah dengan membuat larangan berenang di pantai dan juga pembatasan di area rekreasi di sekitar pantai.

"Dengan adanya pembatasan ini tentunya kita bisa dengan mudah mengawasinya. Pengetatan ini juga berlaku untuk wisata air di kolam renang Atlantis yang belum kami buka," tutur Agung.

Adanya kebijakan tidak boleh berenang di Pantai Ancol membuat sejumlah pengunjung kecewa. Seperti yang di rasakan oleh Sobirin (42). Warga Plumpang, Koja ini mengaku kecewa ketika mengetahui aturan tersebut.

"Sebelumnya kita kecewa pas ditutup, padahal sudah beli tiket. Tapi pas dibuka, tahunya tidak boleh berenang, jadi lebih kecewa lagi," kata Sobirin di Pantai Lagoon. Baca juga: Objek Wisata DKI Tutup Sementara, Pendapatan Jaya Ancol Susut

Meskipun demikian, Sobirin yakin adanya pengetatan aturan protokol kesehatan ini bertujuan yang kebaikan bersama. "Yah mau bagaimana juga, yang pasti aturan atau larangan ini untuk kesehatan bersama di Pandemi ini," pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Tempat...
Bukan Sekadar Tempat Liburan, Tanjung Lesung Punya Potensi Jadi Sanctuary
Masuk Ancol Gratis Masuk...
Masuk Ancol Gratis Masuk Mulai 8-19 Juni 2026, Catat Jam dan Syaratnya
Masjid Apung Ancol Segera...
Masjid Apung Ancol Segera Hadir, Ikon Wisata Religi Baru di Tengah Laut Jakarta
Rekomendasi
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Sambangi Yogyakarta, Cari Perempuan Berbakat dengan Kepedulian Sosial Tinggi
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Berita Terkini
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved