Paramedis COVID-19 yang Tewas Ditembak KKB, Asal Suku Moni Intan Jaya
Sabtu, 23 Mei 2020 - 06:19 WIB
loading...
A
A
A
Aaron mengaku jika dirinya sangat mengenal korban Eunico yang dikabarkan meninggal dunia atas aksi brutal KKB tersebut. Berawal saat pelayanan medis di Puskesmas Sugapa 2003 silam.
“Euico Somau adalah anak yang baik. Pernah bantu saya waktu tidak ada tenaga kesehatan di Puskesmas Sugapa sekitar tahun 2003. Waktu itu dia masih sekolah SPK. Eunico termasuk anak asli Suku Moni Intan Jaya yang ditarik ke Dinkes untuk dikaderkan menjadi pemimpin masa depan. Saya turut berduka dan kehilangan,” ucapnya.
"Dia adalah putra asli Intan Jaya yang merupakan kader kesehatan potensial di Dinas Kesehatan setempat. Korban adalah mantan Kepala Puskesmas Homeyo, kemudian ditarik ke Dinas Kesehatan Intan Jaya sebagai pengelola Program Imunisasi," ungkapnya.
Bupati Intan Jaya Natalius Tabuni mengaku akan berupaya mengevakuasi para korban esok hari menggunakan heli. Korban kritis akan diupayakan segera mendapat pertolongan di RSUD Nabire.
“Kita berharap, korban luka masih dapat bertahan untuk kami jemput untuk ditangani di Nabire. Atas nama Pemerintah Intan Jaya dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan duka yang mendalam bagi korban yang meninggal dunia,”katanya.
“Euico Somau adalah anak yang baik. Pernah bantu saya waktu tidak ada tenaga kesehatan di Puskesmas Sugapa sekitar tahun 2003. Waktu itu dia masih sekolah SPK. Eunico termasuk anak asli Suku Moni Intan Jaya yang ditarik ke Dinkes untuk dikaderkan menjadi pemimpin masa depan. Saya turut berduka dan kehilangan,” ucapnya.
"Dia adalah putra asli Intan Jaya yang merupakan kader kesehatan potensial di Dinas Kesehatan setempat. Korban adalah mantan Kepala Puskesmas Homeyo, kemudian ditarik ke Dinas Kesehatan Intan Jaya sebagai pengelola Program Imunisasi," ungkapnya.
Bupati Intan Jaya Natalius Tabuni mengaku akan berupaya mengevakuasi para korban esok hari menggunakan heli. Korban kritis akan diupayakan segera mendapat pertolongan di RSUD Nabire.
“Kita berharap, korban luka masih dapat bertahan untuk kami jemput untuk ditangani di Nabire. Atas nama Pemerintah Intan Jaya dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan duka yang mendalam bagi korban yang meninggal dunia,”katanya.
(sms)
Lihat Juga :