2023, Bekasi Targetkan 80% Wilayah Terlayani Air Bersih
Selasa, 18 Mei 2021 - 14:13 WIB
loading...
Pemkab Bekasi menargetkan 80% wilayahnya terlayani air bersih dalam dua tahun ke depan.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menargetkan 80% wilayahnya terlayani air bersih dalam dua tahun ke depan atau hingga 2023 melalui penyambungan saluran baru perusahaan daerah air minum. Saat ini, pemerintah terus menambah intalasi penyambungan air di wilayahnya agar cakupan pelayanan air bersih bisa menjadi luas.
Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Usep Rahman Salim mengatakan, target tersebut merupakan bagian dari perencanaan bisnis perusahaan. Penambahan pelanggan itu diyakini mampu memperkokoh status perusahaan sebagai perusahaan daerah air minum dengan total jumlah pelanggan terbesar se-Jawa Barat.
”Ditargetkan tahun 2023 nanti, setidaknya 80% dari total jumlah masyarakat Bekasi bisa terlayani air bersih. Perlu investasi besar guna mewujudkan hal tersebut,” katanya saat ditemui SINDOnews di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi di Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Selasa (18/5/2021).
Saat ini, kata dia, PDAM Tirta Bhagasasi sudah memiliki sedikitnya 259.362 pelanggan namun jumlah tersebut baru mencakup 20 kecamatan dari total 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi. Untuk meningkatkan pelayanan air bersih, pihaknya berupaya meningkatkan pengoperasian dan pemeliharaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) secara efektif dan efisien.
”Peningkatan pengoperasian itu membutuhkan dukungan baik pemerintah pusat maupun daerah dalam bentuk penyertaan modal sebab kami hanya sebagai operator,” ungkapnya. Usep menambahkan, pihaknya kini telah mulai mengaktivasi pengelolaan Water Treatment Plan (WTP) yang sebelumnya dikuasai swasta sebagai upaya meningkatkan pelayanan masyarakat. Baca: Rumah Pemudik Dipasangi Stiker, Wagub DKI: Tanggung Jawab di Era Keterbukaan
Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Usep Rahman Salim mengatakan, target tersebut merupakan bagian dari perencanaan bisnis perusahaan. Penambahan pelanggan itu diyakini mampu memperkokoh status perusahaan sebagai perusahaan daerah air minum dengan total jumlah pelanggan terbesar se-Jawa Barat.
”Ditargetkan tahun 2023 nanti, setidaknya 80% dari total jumlah masyarakat Bekasi bisa terlayani air bersih. Perlu investasi besar guna mewujudkan hal tersebut,” katanya saat ditemui SINDOnews di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi di Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Selasa (18/5/2021).
Saat ini, kata dia, PDAM Tirta Bhagasasi sudah memiliki sedikitnya 259.362 pelanggan namun jumlah tersebut baru mencakup 20 kecamatan dari total 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi. Untuk meningkatkan pelayanan air bersih, pihaknya berupaya meningkatkan pengoperasian dan pemeliharaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) secara efektif dan efisien.
”Peningkatan pengoperasian itu membutuhkan dukungan baik pemerintah pusat maupun daerah dalam bentuk penyertaan modal sebab kami hanya sebagai operator,” ungkapnya. Usep menambahkan, pihaknya kini telah mulai mengaktivasi pengelolaan Water Treatment Plan (WTP) yang sebelumnya dikuasai swasta sebagai upaya meningkatkan pelayanan masyarakat. Baca: Rumah Pemudik Dipasangi Stiker, Wagub DKI: Tanggung Jawab di Era Keterbukaan
Lihat Juga :