PTM di Tangsel Digelar 12 Juli, Waspada Covid-19 Masih Mengintai
Selasa, 18 Mei 2021 - 10:58 WIB
loading...
Seorang guru tengah mengajar di dalam ruang kelas secara tatap muka. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Taryono mengatakan, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas tidak bisa digelar jika angka Covid-19 masih tinggi. Meski demikian, dia berharap, PTM terbatas dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 ketat, bisa tetap dilakukan di Tangsel, pada 12 Juli 2021.
"Terkait dengan pelaksanaan PTM terbatas, prinsip yang penting utama sekali adalah, kesehatan dan keselamatan peserta didik, masyarakat semua," katanya kepada SINDOnews di Puspemkot, Tangsel, Selasa (18/5/2021).
Saat ini, berbagai persiapan menuju PTM terbatas masih terus dilakukan di Tangsel. Pihaknya, bersama dengan Dinas Kesehatan terus memantau sejauh mana kesiapan dari pihak sekolahan. Baca juga: Klaim Kesiapan PTM Capai 80%, Kemendikbud Ristek Diminta Perbanyak Simulasi
"Tetapi memang kesiapan-kesiapan kita secara fisik, untuk pelaksanaan PTM terbatas dengan prokes terus dilakukan. Saat ini, sedang dilakukan verifikasi oleh pihak dinas pendidikan dan dinas kesehatan ke sekolah-sekolah untuk memastikan sejauh mana sekolah menyiapkan prokes apabila nanti dilaksanakan PTM terbatas," paparnya.
Situasi pandemi Covid-19 saat ini, masih belum bisa diprediksi. Namun, masih belum melandai. Pengetatan demi pengetatan untuk mencegah terjadinya ledakan kasus masih terus dilakukan.
"Jadi, kalau memang kasus Covid-19 nya seperti sekarang ini, belum melandai belum turun, tentu kita harus waspada. Tetapi aktivitas persiapan terus. Itu rencana kami. Kita semua menginginkan awal tahun pelajaran baru di bulan Juli 2021, tepatnya pada 12 Juli 2021 itu bisa dilaksanakan PTM terbatas," tegasnya.
Pemerintah kota, katanya, pasti memiliki petimbangan matang untuk menggelar PTM terbatas, dengan memperhatikan perkembangan Covid-19 di masyarakat. Baca juga: 73 Sekolah Uji Coba PTM, Disdik Bogor: Setiap Kecamatan 6 Sekolah
"Terkait dengan pelaksanaan PTM terbatas, prinsip yang penting utama sekali adalah, kesehatan dan keselamatan peserta didik, masyarakat semua," katanya kepada SINDOnews di Puspemkot, Tangsel, Selasa (18/5/2021).
Saat ini, berbagai persiapan menuju PTM terbatas masih terus dilakukan di Tangsel. Pihaknya, bersama dengan Dinas Kesehatan terus memantau sejauh mana kesiapan dari pihak sekolahan. Baca juga: Klaim Kesiapan PTM Capai 80%, Kemendikbud Ristek Diminta Perbanyak Simulasi
"Tetapi memang kesiapan-kesiapan kita secara fisik, untuk pelaksanaan PTM terbatas dengan prokes terus dilakukan. Saat ini, sedang dilakukan verifikasi oleh pihak dinas pendidikan dan dinas kesehatan ke sekolah-sekolah untuk memastikan sejauh mana sekolah menyiapkan prokes apabila nanti dilaksanakan PTM terbatas," paparnya.
Situasi pandemi Covid-19 saat ini, masih belum bisa diprediksi. Namun, masih belum melandai. Pengetatan demi pengetatan untuk mencegah terjadinya ledakan kasus masih terus dilakukan.
"Jadi, kalau memang kasus Covid-19 nya seperti sekarang ini, belum melandai belum turun, tentu kita harus waspada. Tetapi aktivitas persiapan terus. Itu rencana kami. Kita semua menginginkan awal tahun pelajaran baru di bulan Juli 2021, tepatnya pada 12 Juli 2021 itu bisa dilaksanakan PTM terbatas," tegasnya.
Pemerintah kota, katanya, pasti memiliki petimbangan matang untuk menggelar PTM terbatas, dengan memperhatikan perkembangan Covid-19 di masyarakat. Baca juga: 73 Sekolah Uji Coba PTM, Disdik Bogor: Setiap Kecamatan 6 Sekolah
Lihat Juga :