Jeritan Hati Produsen Ketupat di Madiun, Larangan Mudik Sebabkan Omset Turun Hingga 50 Persen

Selasa, 18 Mei 2021 - 07:33 WIB
loading...
Jeritan Hati Produsen...
Kebijakan larangan mudik lebaran berdampak langsung terhadap omset penjualan ketupat di Kota Madiun, Jawa Timur
A A A
MADIUN - Kebijakan larangan mudik lebaran berdampak langsung terhadap omset penjualan ketupat di Kota Madiun, Jawa Timur. Para pembuat ketupat saat ini hanya memproduksi 1.000 ketupat saja dalam sehari. Produksi ini turun 50 persen dari tahun-tahun sebelumnya.

Salah satunya dialami di salah satu sentra pembuat ketupat di Jalan Tapas Sari, Kelurahan Manisrejo, Kota Madiun. Di sentra ini, para perajin biasanya memproduksi 2.000 ketupat dalam sehari.

Baca juga: Pastikan Kelayakan Fasilitas Karantina PMI, Plh Sekdaprov-Pangdam V Brawijaya Tinjau Asrama Haji

"Namun pada lebaran kali ini hanya memproduksi 1.000 ketupat saja. Ini terjadi karena sepinya permintaan," ujar perajin ketupat, Totok Priyanto.

Menurutnya, tahun-tahun sebelumnya, setiap menjelang dan pasca lebaran mereka selalu kebanjiran order. Bahkan kewalahan memproduksinya. Kini, permintaan cenderung sepi dan order hanya datang dari sekitar Kota Madiun saja.

"Tak jarang yang memesan ya hanya tengkulak. Mereka akan menjualnya kembali untuk sekedar menambah penghasilan," terangnya. Kondisi seperti ini dirasakan sejak dua hari jelang Idul Fitri sampai sekarang.

Baca juga: Kisah Pilu Guru Cantik yang Dipecat dan Nyaris Bunuh Diri Diteror Debt Collector Pinjol

Totok menambahkan, biasanya pembeli berasal dari pemudik yang pulang ke kampung halaman. Tapi sekarang mudik dilarang, pembeli hanya datang dari warga sekitar. Satu buah ketupat matang dijual dengan harga Rp2000.

Diketahui, di Jalan Tapas Sari ini terdapat sejumlah perajin ketupat yang selalu memanfaatkan momen lebaran untuk meraup penghasilan. Selain ketupat, perajin juga memproduksi lepet, lontong dan sayur matang atau opor.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
2 Jenderal TNI Kelahiran...
2 Jenderal TNI Kelahiran Madiun yang Berkarier Moncer, Ini Profilnya
PPP Kota Madiun Tegaskan...
PPP Kota Madiun Tegaskan Dukungan untuk Mardiono dan Serukan Muktamar Kondusif
Prada BC Ukir Prestasi...
Prada BC Ukir Prestasi di Kejuaraan Bulutangkis Wali Kota Madiun Cup 2025
Tingkatkan Layanan Nasabah,...
Tingkatkan Layanan Nasabah, Bank Jatim Resmikan Kantor Cabang Caruban
Perang Giyanti Ubah...
Perang Giyanti Ubah Peta Jawa: Madiun Jadi Rebutan, Intrik Bupati Terkuak!
Kasus Pemerasan Maidi,...
Kasus Pemerasan Maidi, KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun sebagai Saksi
Lebaran Ketupat : Tradisi...
Lebaran Ketupat : Tradisi Syawalan Peninggalan Wali Songo
Open House di Istana...
Open House di Istana Negara untuk 5 Ribu Masyarakat, Disiapkan Ketupat hingga Hiburan
Rekomendasi
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Infografis
Larangan Mudik, Penumpang...
Larangan Mudik, Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Turun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved