Pascalebaran, Pemkot Palopo Periksa Pemudik
Senin, 17 Mei 2021 - 19:47 WIB
loading...
Wali Kota Palopo, HM Judas Amir mengikuti rapat koordinasi kepala daerah seluruh Indonesia terkait penanganan Covid-19 pascalebaran. Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
PALOPO - Pascalebaran Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/ 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo bersama Kodim 1403 Sawerigading dan Polres Palopo, mulai aktif menjaga pintu masuk dan melakukan pemeriksaan pemudik.
Hasil pantauan SINDOnews, salah satu posko induk yang dijaga petugas Pemkot Palopo , TNI dan Polres Palopo, terletak di samping SPBU Sampoddo, Kelurahan Sampoddo.
Baca juga:Dirut Baru PAM Tirta Mangkaluku Palopo Janji Tingkatkan Pelayanan
Kendaraan yang dicurigai membawa pemudik disetop petugas. Sopir dan penumpang diperiksa dan ditanya asal serta tujuan mereka.
Jika hendak singgah dan tinggal dalam Kota Palopo, petugas melakukan pemeriksaan kesehatan di tempat kemudian melakukan koordinasi dengan pemerintah kelurahan tujuan.
Kota Palopo sendiri dalam kurun waktu 2020 pernah masuk dalam zona hijau dan berhasil menekan angka penderita Covid-19 hingga zero penderita.
Baca juga:Jelang Lebaran, Judas Amir Sidak Pasar Pastikan Stok Pangan Aman
Hal itu membuat Pemkot Palopo memberikan kelonggaran kepada masyarakat, hingga kasus Covid-19 meningkat dalam waktu singkat.
"Kita mengambil pelajaran tahun lalu, tahun ini kita tidak ingin hal itu terulang, meski ke depan Palopo zona hijau, protokol kesehatan harus tetap kita perketat," tegas Wali Kota Palopo , HM Judas Amir.
Untuk diketahui, Senin (17/5) siang tadi, Pemkot Palopo mengikuti rapat koordinasi kepala daerah seluruh Indonesia terkait penanganan Covid-19 pascalebaran.
Baca juga:Dirut Bank Sulselbar Serahkan Bantuan Mobil untuk Baznas Palopo
Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini dibuka langsung Mendagri, Muh Tito Karnavian . "Untuk mempermudah rakyatnya pemerintah harus mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang membuat pemerintah dan rakyatnya kompak dalam menangani penyebaran virus Covid-19 ," kata Tito dalam kegiatan ini.
Menurutnya, pascalebaran pemerintah harus waspada karena berpotensi jumlah kasus baru Covid-19, termasuk melalui kebijakan larangan mudik.
Hasil pantauan SINDOnews, salah satu posko induk yang dijaga petugas Pemkot Palopo , TNI dan Polres Palopo, terletak di samping SPBU Sampoddo, Kelurahan Sampoddo.
Baca juga:Dirut Baru PAM Tirta Mangkaluku Palopo Janji Tingkatkan Pelayanan
Kendaraan yang dicurigai membawa pemudik disetop petugas. Sopir dan penumpang diperiksa dan ditanya asal serta tujuan mereka.
Jika hendak singgah dan tinggal dalam Kota Palopo, petugas melakukan pemeriksaan kesehatan di tempat kemudian melakukan koordinasi dengan pemerintah kelurahan tujuan.
Kota Palopo sendiri dalam kurun waktu 2020 pernah masuk dalam zona hijau dan berhasil menekan angka penderita Covid-19 hingga zero penderita.
Baca juga:Jelang Lebaran, Judas Amir Sidak Pasar Pastikan Stok Pangan Aman
Hal itu membuat Pemkot Palopo memberikan kelonggaran kepada masyarakat, hingga kasus Covid-19 meningkat dalam waktu singkat.
"Kita mengambil pelajaran tahun lalu, tahun ini kita tidak ingin hal itu terulang, meski ke depan Palopo zona hijau, protokol kesehatan harus tetap kita perketat," tegas Wali Kota Palopo , HM Judas Amir.
Untuk diketahui, Senin (17/5) siang tadi, Pemkot Palopo mengikuti rapat koordinasi kepala daerah seluruh Indonesia terkait penanganan Covid-19 pascalebaran.
Baca juga:Dirut Bank Sulselbar Serahkan Bantuan Mobil untuk Baznas Palopo
Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini dibuka langsung Mendagri, Muh Tito Karnavian . "Untuk mempermudah rakyatnya pemerintah harus mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang membuat pemerintah dan rakyatnya kompak dalam menangani penyebaran virus Covid-19 ," kata Tito dalam kegiatan ini.
Menurutnya, pascalebaran pemerintah harus waspada karena berpotensi jumlah kasus baru Covid-19, termasuk melalui kebijakan larangan mudik.
(luq)
Lihat Juga :