Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Klaster COVID-19 Keluarga Bermunculan Pasca Lebaran, Ganjar: Jangan Sepelekan!

loading...
Klaster COVID-19 Keluarga Bermunculan Pasca Lebaran, Ganjar: Jangan Sepelekan!
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengingatkan kepada masyarakat agar mewaspadai klaster keluarga yang berpotensi muncul pascalebaran Idul Fitri. Foto/Ilustrasi
SEMARANG - Pasca perayaan lebaran, klaster COVID-19 keluarga bermunculan dan berpotensi melonjak. Mengantisipasi kondisi tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada.

Baca juga: 8 Pemudik Mencoba Terobos Pos Penyekatan Gresik, 1 Positif Terpapar COVID-19

"Sekarang klaster yang banyak di Jawa Tengah, dari keluarga. Untuk itu masyarakat harus siaga di keluarga, jangan sepelekan. Ini perlu menjadi perhatian semua agar tetap menjaga prokes karena potensi penambahan ada," kata Ganjar saat menghadiri halalbihalal virtual di lingkungan Pemprov Jateng, dan Forkopimda di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (17/5/2021).





Ganjar menjelaskan evaluasi sementara terkait arus mudik dan balik Idul Fitri 1442 H secara keseluruhan orang yang datang, baik menggunakan izin dan prosedur yang benar maupun yang menerobos, jumlahnya berkurang dibandingkan tahun lalu. Jika tahun lalu mencapai sekitar satu jutaan pada tahun ini sekitar 600 ribuan. Hal ini tentu terlaksana atas banyaknya masyarakat yang taat untuk tidak mudik.

Baca juga: Diduga Klaster Salat Tarawih, 17 Jamaah Masjid Al Waqar di Kota Malang Positif COVID-19

"Tentu saja arus balik ini juga menjadi catatan kita agar semua dalam kontrol yang ketat karena tidak hanya soal kemacetan, keamanan, tetapi juga kesehatan. Maka di beberapa titik tetap saja random sampling test khususnya rapid tes antigen itu tetap dilakukan. Saya berbagi tugas dengan Wagub untuk monitoring di beberapa tempat. Saya menyampaikan terima kasih ada Bupati dan Wali Kota bersama Forkompindanya yang kompak," jelasnya.

Ganjar tidak menampik adanya temuan warga positif COVID-19 saat arus mudik meskipun jumlah pastinya belum diketahui karena masih menunggu evaluasi secara keseluruhan. Sementara dari data yang ada pekan lalu setidaknya ada sekitar 28 orang yang kedapatan positif COVID-19 pasca rapid test antigen di jalur penyekatan.

Baca juga: 2 Janda Muda dan Seksi Duet Jualan Sabu, Ditangkap Polisi Saat Masih Pakai Daster
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top