Puluhan Pemuda Mabuk Serang Rumah Jaga UPK Badan Air Penjaringan, 4 Petugas Terluka
Sabtu, 15 Mei 2021 - 19:50 WIB
loading...
Sekelompok pemuda menyerang rumah jaga UPK Badan Air di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara saat malam takbiran, Rabu (12/5/2021). Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Sekelompok pemuda menyerang rumah jaga UPK Badan Air di wilayah Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara saat malam takbiran, Rabu (12/5/2021).
Petugas UPK Badan Air Penjaringan, Nicolas Bouk mengatakan, peristiwa penyerangan berawal dari sekelompok pemuda yang sedang menenggak minuman keras di sekitar rumah jaga. Tiba-tiba sekitar pukul 22.00 WIB, salah satu dari kelompok pemuda yang sudah mabuk berat memasuki rumah jaga. Saat masuk rumah jaga, pemuda tersebut lalu muntah sembarangan.
Baca juga: Mike Tyson Blak-blakan Mabuk Ganja Dulu sebelum Bertarung!
"Petugas kami memberikan informasi bahwa ada orang mabuk di depan rumah jaga di saringan Muara Baru, kemudian muntah-muntah di dalam rumah jaga," ujar Nicolas, Sabtu (15/5/2021).
Petugas UPK yang berjaga saat itu langsung menegur teman-teman pria yang mabuk di sekitar lokasi. "Bang mohon maaf tolong temannya lagi mabuk di dalam dan muntah-muntah di dalam,” kata Nicolas.
"Namun, mereka malah menjawab kasar ke petugas," sambungnya.
Petugas UPK Badan Air Penjaringan, Nicolas Bouk mengatakan, peristiwa penyerangan berawal dari sekelompok pemuda yang sedang menenggak minuman keras di sekitar rumah jaga. Tiba-tiba sekitar pukul 22.00 WIB, salah satu dari kelompok pemuda yang sudah mabuk berat memasuki rumah jaga. Saat masuk rumah jaga, pemuda tersebut lalu muntah sembarangan.
Baca juga: Mike Tyson Blak-blakan Mabuk Ganja Dulu sebelum Bertarung!
"Petugas kami memberikan informasi bahwa ada orang mabuk di depan rumah jaga di saringan Muara Baru, kemudian muntah-muntah di dalam rumah jaga," ujar Nicolas, Sabtu (15/5/2021).
Petugas UPK yang berjaga saat itu langsung menegur teman-teman pria yang mabuk di sekitar lokasi. "Bang mohon maaf tolong temannya lagi mabuk di dalam dan muntah-muntah di dalam,” kata Nicolas.
"Namun, mereka malah menjawab kasar ke petugas," sambungnya.
Lihat Juga :