Gugus Tugas COVID-19 Jabar Evaluasi PSBB Secara Berkala

Jum'at, 22 Mei 2020 - 20:57 WIB
loading...
Gugus Tugas COVID-19...
Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat bakal terus melakukan evaluasi secara berkala terhadap pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat bakal terus melakukan evaluasi secara berkala terhadap pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Provinsi Jabar yang kini dilanjutkan secara proporsional.

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar memiliki sebuah divisi yang dinamakan Divisi Perencanaan, Research, dan Epidemiologi (PRE) yang bertugas mengevaluasi PSBB sebagai acuan pengambilan kebijakan, termasuk menyuplai data dan informasi terkait COVID-19 di Jabar.

Ketua Divisi PRE Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Taufik Budi Santoso mengatakan, pihaknya berupaya menyajikan data penanganan COVID-19 yang dapat digunakan seluruh divisi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar.

"Kami membuat pemodelan, kapan puncak, kapan berakhir COVID-19, berapa kebutuhan fasilitas kesehatan, kamar, dan sebagainya," papar Taufik di Bandung, Jumat (22/5/2020). (Baca juga; Delay Hasil Tes Jadi Alasan Lonjakan Pasien Positif di Jabar )

Pihaknya juga melakukan kajian terkait level kewaspadaan COVID-19 di setiap wilayah di Provinsi Jabar yang mengacu pada delapan indikator, seperti hasil evaluasi PSBB tingkat Provinsi Jabar yang hasilnya sudah diumumkan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, Rabu 20 Mei 2020.

"Level kewaspadaan dibuat merujuk pada sejumlah indikator, yakni laju perkembangan PDP, ODP, pasien positif, laju kesembuhan, laju kematian, laju reproduksi instan, laju transmisi, laju pergerakan, hingga risiko geografis," sebut Taufik.

Setelah itu, pihaknya melakukan analisa risiko dengan membagi wilayah pada lima level, mulai level 1-5. Menurutnya, penentuan pembagian wilayah tersebut mengacu pada data harian perkembangan COVID-19 di setiap wilayah.

"Kami melakukan klasifikasi untuk kabupaten/kota dan menganalisa perpindahan level setiap periode selama 14 hari dengan melihat data harian," jelasnya. (Baca juga; 9 Kelurahan dan Satu Desa di Purwakarta Terapkan PSBB Komunal )

Analisa dan kajian tersebut, lanjut Budi, diperlukan untuk menentukan perpindahan level kewaspadaan di setiap wilayah. Analisa dan kajian tidak hanya meliputi faktor kesehatan, namum juga non-kesehatan.

"Ini merupakan bagian metodologi untuk mengevaluasi PSBB di Jabar. Kita akan melakukan evaluasi leveling lagi pada minggu depan dan akan dijadikan dasar memantau dan melihat perkembangan PSBB pada periode 14 hari ke belakang," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengumumkan hasil evaluasi pemberlakuan PSBB tingkat Provinsi Jabar yang berakhir Selasa 19 Mei 2020. Hasil evaluasi tersebut menjadi acuan bagi pemerintah kabupaten/kota dalam melanjutkan upaya percepatan penanggulangan COVID-19 di wilayahnya masing-masing.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil Ketua DPRD Minta...
Wakil Ketua DPRD Minta Pemprov Jabar Antisipasi Kekeringan Ekstrem
Mendagri Minta Warga...
Mendagri Minta Warga Direlokasi dan Reboisasi Kawasan Rawan Longsor di Cisarua Bandung
Banjir Rob Terjang Indramayu,...
Banjir Rob Terjang Indramayu, 1.512 Rumah Warga Terendam
Minta Pemprov Jabar...
Minta Pemprov Jabar Tutup Judol, Kemenko Polkam: Ada 2,6 Juta Pemain
Soal Pembatasan Truk...
Soal Pembatasan Truk AMDK di Jabar2026, Pengamat: Roadmap Kemenko Infrastruktur 2027
DPRD Optimistis Ekonomi...
DPRD Optimistis Ekonomi Jabar hingga Akhir Tahun 2025 Melonjak
Daftar SMA dan SMK yang...
Daftar SMA dan SMK yang Masuk Sekolah Maung 2026 di Jabar, Lengkap Jadwal SPMB
Orang Tua Siswa Datangi...
Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
KPK Hibahkan Tanah dan...
KPK Hibahkan Tanah dan Bangunan Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar
Rekomendasi
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved