Anggaran Diduga Terkuras, Wali Kota Terpilih Sungai Penuh Minta SKPD Tidak Royal
Rabu, 12 Mei 2021 - 06:25 WIB
loading...
Wali Kota Sungai Penuh terpilih Ahmadi Zubir meminta kepada para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemeritahan Kota (Pemkot) Sungaipenuh agar tidak royal. Foto SINDOnews
A
A
A
SUNGAI PENUH - Wali Kota Sungai Penuh terpilih Ahmadi Zubir meminta kepada para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemeritahan Kota (Pemkot) Sungaipenuh agar tidak royal dalam penggunaan anggaran . Sebab, dana anggaran 2021 sudah tersedot dan minus.
Kondisi ini membahayakan bagi pemerintahan Kota Sungai Penuh yang dipimpin Ahmadi Zubir-Alvia Santoni. Jika anggaran 2021 minus di setiap SKPD, maka gerak pembangunan akan tersendat (stagnan). Baca juga: Anggaran Infrastruktur Nasional Tembus Rp6.493 Triliun, Bos LPI: Ambisi Pemerintah Membangun Besar Sekali
Jika kondisi minus anggaran ini benar terjadi di masa transisi, duet Ahmadi Zubir-Alvia Santoni tidak bisa leluasa untuk merealisasi visi-misi mereka. Dampak politisnya, pemerintahan baru bisa dinilai gagal.
“Ada skenario melemahkan posisi kita. Anggaran dikuras habis, sehingga kita tidak bisa leluasa berbuat untuk merealisasikan visi misi kita,” kata Wali Kota Sungai Penuh terpilih Ahmadi Zubir didampingi Koordinator Media Center AZAS 01 Devanand Munir saat Buka Bersama dengan Media Center AZAS di Hotel Dheadita (11/5/2021).
Untuk menyelamatkan pembangunan anggaran 2021, Ahmadi meminta kepada SKPD untuk tidak royal. Mereka harus berhati-hati dalam menggeluarkan dana, jangan sampai jadi jerat yang menjungkalkan mereka. Baca juga: Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak, MTI: Perhitungannya Kurang Cermat
Kondisi ini membahayakan bagi pemerintahan Kota Sungai Penuh yang dipimpin Ahmadi Zubir-Alvia Santoni. Jika anggaran 2021 minus di setiap SKPD, maka gerak pembangunan akan tersendat (stagnan). Baca juga: Anggaran Infrastruktur Nasional Tembus Rp6.493 Triliun, Bos LPI: Ambisi Pemerintah Membangun Besar Sekali
Jika kondisi minus anggaran ini benar terjadi di masa transisi, duet Ahmadi Zubir-Alvia Santoni tidak bisa leluasa untuk merealisasi visi-misi mereka. Dampak politisnya, pemerintahan baru bisa dinilai gagal.
“Ada skenario melemahkan posisi kita. Anggaran dikuras habis, sehingga kita tidak bisa leluasa berbuat untuk merealisasikan visi misi kita,” kata Wali Kota Sungai Penuh terpilih Ahmadi Zubir didampingi Koordinator Media Center AZAS 01 Devanand Munir saat Buka Bersama dengan Media Center AZAS di Hotel Dheadita (11/5/2021).
Untuk menyelamatkan pembangunan anggaran 2021, Ahmadi meminta kepada SKPD untuk tidak royal. Mereka harus berhati-hati dalam menggeluarkan dana, jangan sampai jadi jerat yang menjungkalkan mereka. Baca juga: Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak, MTI: Perhitungannya Kurang Cermat
Lihat Juga :