Objek Wisata di Kuningan Tetap Buka Selama Libur Lebaran 2021, Ini Harus Disiapkan

Selasa, 11 Mei 2021 - 01:16 WIB
loading...
Objek Wisata di Kuningan...
Wisata alam di Palutungan, Kabupaten Kuningan, Jawa BaratFoto SINDOnews
A A A
KUNINGAN - Meski penyebaran virus COVID-19 belum sepenuhnya mereda, Kabupaten Kuningan justeru tetap membuka objek wisata pada libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah."Di Kuningan tetap buka sampai lebaran dan setelahnya dengan mengedepankan protokol kesehatan yang super ketat," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan, Toto Toharudin ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (10/5/2021).

Toto melanjutkan, di Kuningan sendiri ada sebanyak 174 tempat wisata yang menjadi incaran para pelancong di libur lebaran 2021 ini. Mereka, nantinya tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan. "Yang termasuk data ada 174, daya tarik wisata. Jadi kita buka dengan ketat protokol kesehatan, tapi ada juga yang wajib di rapid antigen di tempat wisata indor," beber dia.

Disepakatinya Kabupaten Kuningan tetap memperbolehkan objek wisata tetap beroperasi selama libur lebaran 2021, kata Toto, berdasarkan hasil rapat bersama antar kepala daerah. Baca juga: Ingatkan Pengusaha, Menaker: THR Wajib Dibayarkan H-7 Lebaran

"Berdasarkan kesepakatan kepala dinas se-Jawa Barat bahwa yang dilarang itu yang zona merah, Kabupaten Bandung Barat dan Tasikmalaya. Sementara untuk yang orange kebijakan Gubernur akan dibuka, tapi terlebih dahulu akan berkordinasi dengan Polda Jabar kaitannya instruksi Kapolri yang mengharuskan zona merah dan orange harus tutup," kata Toto.

Tapi, dalam rapat itu, kata Toto ada kebijakan di Jabar rencananya zona orange tetap buka. Namun, pihaknya tetap akan konsultasi terlebih dulu ke Polda Jabar. "Ditengah itu makanya Disparbud Jawa Barat akan melaksanakan persiapan antigen bagi pengunjung wisata secara acak. Kita sampelnya di Waduk Darma. Nanti di sampling lagi tanggal 15-16 pasca lebaran," jelas dia.

Selain itu, lanjut Toto, kebijakan aglomerasi yang disepakati para kepala daerah di wilayah Ciayumajakuning juga jadi rujukan bahwa objek wisata tetap diperbolehkan buka, dengan menerapkan protokol kesehatan."Jadi wisatawan hanya perlu menunjukkan KTP saja, tidak perlu menunjukkan keterangan lain. Jadi aman, begitu juga warga Kuningan yang mau ke Cirebon, Indramayu, Majalengka juga sama cukup bawa KTP," beber dia. Baca juga: Meninggal Akibat COVID-19, Ustaz Tengku Zulkarnain Kemungkinan Dimakamkan di Pekanbaru

Kalaupun ada wisatawan atau pemudik dari luar daerah Ciayumajakuning, kata Toto, maka nantinya harus bisa menunjukan surat bebas COVID-19 maupun surat hasil swab antigen."Kalau dari luar daerah dilihat dulu apakah memang benar pemudik atau berwisata. Kalau mau wisatawan harus bawa surat hasil antigen, kalau dia nginap di Kuningan tunjukkan reservasi hotel tempat menginap," ungkapnya.

Bila nanti ada pemudik yang tidak bisa menunjukan berkas-berkas yang diminta, kata Toto, pihak tidak bisa mengambil langkah-langkah tegas seperti pengusiran."Sebenarnya gak bisa, kecuali yang sudah menunjukkan hasil swab, kan akan di periksa di penyekatan, kalau sudah sampai disini kan manusiawi juga masa mau diusir," ungkap dia.

(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
Pesona Desa Wisata di...
Pesona Desa Wisata di Belitung, Menyaksikan Tarsius hingga Makan Bedulang
Diminta Gubernur Berbenah,...
Diminta Gubernur Berbenah, Ancol Siap Jadi Destinasi Berbasis Experience
Pembangunan Objek Wisata...
Pembangunan Objek Wisata Toba Caldera Resort Tunjukkan Kemajuan
Pengunjung Libur Paskah...
Pengunjung Libur Paskah Tinggi, Ragunan Tambah Jadwal Buka hingga Malam Hari
Pramono: Kunjungan Wisatawan...
Pramono: Kunjungan Wisatawan ke Tempat Wisata Naik Signifikan pada Libur Lebaran
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved