Pangdam Jaya Akan Sikat Debt Collector yang Bikin Resah Masyarakat
Senin, 10 Mei 2021 - 16:56 WIB
loading...
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman saat jumpa pers di Makodam Jaya, Senin (10/5/2021). Foto: SINDOnews/ Komaruddin Bagja Arjawinangun
A
A
A
JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman benar-benar geram dengan ulah para debt collector yang kerap menakuti masyarakat. Pangdam menegaskan akan menumpas tuntas segala aksi premanisme di Jakarta.
"Sangat disayangkan para debt collector tidak menghormati, menghargai, ada petugas di situ, anggota TNI yang mencoba membawa kendaraannya untuk dibawa ke rumah sakit. Tidak ada maksud lain, hanya untuk menolong masyarakat," ujar Dudung di Makodam Jaya, Senin (10/5/2021).
Oleh karena itu, Dudung menegaskan akan menindak tegas para debt collector yang berulah dan bertindak sewenang-wenang.
Baca juga: Polisi Tetapkan 11 Debt Collector Mata Elang yang Kepung Serda Nurhadi sebagai Tersangka
"Saya sudah koordinasi dengan Kapolda, bahwa perilaku-perilaku debt collector ini akan kita hentikan. Tidak ada karena kekuasaan tertentu memanfaatkan pihak-pihak tertentu sehingga menggunakan premanisme, termasuk premanisme yang lain. Seperti geng motor dan sebagainya. Kita akan tumpas," tandasnya.
Pangdam menegaskan tidak boleh ada kegiatan-kegiatan yang merugikan masyarakat. Tidak boleh ada tindakan-tindakan yang memberikan rasa cemas dan rasa ketakutan di tengah masyarakat.
"Sangat disayangkan para debt collector tidak menghormati, menghargai, ada petugas di situ, anggota TNI yang mencoba membawa kendaraannya untuk dibawa ke rumah sakit. Tidak ada maksud lain, hanya untuk menolong masyarakat," ujar Dudung di Makodam Jaya, Senin (10/5/2021).
Oleh karena itu, Dudung menegaskan akan menindak tegas para debt collector yang berulah dan bertindak sewenang-wenang.
Baca juga: Polisi Tetapkan 11 Debt Collector Mata Elang yang Kepung Serda Nurhadi sebagai Tersangka
"Saya sudah koordinasi dengan Kapolda, bahwa perilaku-perilaku debt collector ini akan kita hentikan. Tidak ada karena kekuasaan tertentu memanfaatkan pihak-pihak tertentu sehingga menggunakan premanisme, termasuk premanisme yang lain. Seperti geng motor dan sebagainya. Kita akan tumpas," tandasnya.
Pangdam menegaskan tidak boleh ada kegiatan-kegiatan yang merugikan masyarakat. Tidak boleh ada tindakan-tindakan yang memberikan rasa cemas dan rasa ketakutan di tengah masyarakat.
Lihat Juga :