Pengidap Penyakit Jantung Tetap Bugar di Tengah Pandemi COVID-19, Begini Caranya

Minggu, 09 Mei 2021 - 20:19 WIB
loading...
Pengidap Penyakit Jantung...
Pengidap penyakit jantung perlu menerapkan protokol kesehatan ketat, istirahat cukup dan orahraga teratur agar tetap bugar di tengah pandemi COVID-19. Foto/Ist
A A A
MANADO - Pengidap penyakit jantung perlu menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, istirahat cukup dan orahraga teratur agar tetap bugar di tengah pandemi COVID-19 .

Baca juga: 5 Manfaat Kesehatan dari Jalan Kaki, Salah Satunya Menguatkan Jantung!

Langkah ini perlu dilakukan karena pasien penyakit jantung terdapat abnormalitas struktur, fungsi atau kekuatan jantung. Dengan demikian, tanpa terinfeksi virus Corona, kemampuan fisik pasien jantung sudah menurun dengan gejala seperti, nyeri dada dan sesak napas termasuk jantung berdebar.

Baca juga: Cerdiknya Kacab Cantik Bank Mega, 6 Tahun Sukses Bobol Deposito Nasabah Rp62 Miliar

Dokter spesialis jantung dari Siloam Hospitals Manado, dr Marshell Luntungan Sp.JP mengatakan, selain menerapkan prokes, pengidap jantung agar terhindar dari paparan virus Corona perlu dengan beristirahat yang cukup, olahraga teratur dan rutin berjemur di bawah sinar matahari pagi, yakni sekitar pukul 08.00 hingga pukul 10.00.

"Termasuk mengontrol berat badan ideal, melalui asupan nutrisi, buah dan kurangi konsumsi garam," tutur Marshel Luntungan saat Edukasi Kesehatan Zoom Webinar bertajuk "Manajemen Penyakit Jantung saat Pandemi dan Vaksinasi COVID-19 pada Pasien Jantung" yang diselenggarakan Manajemen Siloam Hospitals Manado, Sulawesi Utara, dikutip Minggu (9/5/2021).

Pencegahan lainnya melalui konsumsi obat jantung secara teratur dan tetap bergembira agar imun tubuh terjaga.

"Istirahat sekitar 6-8 jam, berolahraga sekitar 1 jam dan tetap jaga diri dari stres. Tingkatkan imun tubuh melalui rasa senang dan nyaman. Gembira kan hati dengan melakukan hal yang positif dan bermanfaat," imbuh Marshel.

Dia menjelaskan bahwa pasien penyakit jantung apabila terpapar virus Corona, umumnya biasanya akan merasakan demam yang akan menyebabkan metabolisme meningkat, kebutuhan akan oksigen bertambah, batuk dan produksi lendir pada saluran napas yang membuat tubuh semakin lemah.

"Virus Sars-Cov2 ini masuk ke dalam sel melalui receptor ACE2. Receptor ini juga banyak terdapat pada organ Jantung dan lapisan endotel pembuluh darah," tuturnya.

Tindakan yang perlu dilakukan lainnya, yakni melakukan suntik vaksin COVID-19 untuk penderita penyakit gagal jantung kronik yang dalam keadaan stabil atau tanpa gejala dalam 3 bulan terakhir. Vaksinasi juga boleh dilakukan untuk penderita jantung kotoner Post-procedure PC1/ CABG tanpa gejala dalam 3 bulan terakhir, serta penderita hipertensi tanpa gejala dan tekanan darah terkontrol 180/100 mmhg.

Sedangkan penderita jantung yang masih bergejala seperti sesak napas, dan nyeri dada atau keterbatasan beraktifitas dikarenakan mudah lelah, kaki bengkak dan lainnya dalam kurun waktu 3 bulan terakhir belum bisa vaksinasi. "Tidak diberikan vaksin COVID-19 dahulu. Sampai tersedia data keamanan uji klinis," sarannya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar Baik, RS Kardiologi...
Kabar Baik, RS Kardiologi Emirates Indonesia Solo Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan
PLN Icon Plus Dukung...
PLN Icon Plus Dukung Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado
Panti Werdha di Manado...
Panti Werdha di Manado Terbakar, 16 Lansia Meninggal Dunia
Terjerat Kasus Hukum,...
Terjerat Kasus Hukum, Warga Binaan Rutan Malendeng Ini Tetap Dapat BLT Kesra
Kemendagri dan Setmilpres...
Kemendagri dan Setmilpres Verifikasi Lapangan Program Inovasi Ruang Terbuka Non Hijau Kota Manado
Sekolah Rakyat Bangun...
Sekolah Rakyat Bangun Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing di Manado
Tio Pakusadewo Dirawat...
Tio Pakusadewo Dirawat Akibat Gangguan Jantung, Dewi Irawan Buka Donasi
Kaya Nutrisi, Semangka...
Kaya Nutrisi, Semangka Ternyata Berkhasiat Turunkan Risiko Penyakit Jantung
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Kerja Shift Malam, Risiko Penyakit Jantung Meningkat
Rekomendasi
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Berita Terkini
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved