Ajak Masyarakat untuk Demo di Jalan Tol agar Bisa Mudik, 3 Pria Ini Diciduk Polisi
Sabtu, 08 Mei 2021 - 15:13 WIB
loading...
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya menangkap tiga orang berinisial ES (33), AA (34), dan BES (39) karena telah menyebarkan pesan di WhatsApp Group (EAG) berisi ajakan melakukan demonstrasi pada pelaku usaha transportasi secara serempak di sejumlah lokasi. Ketiga pelaku ditangkap dari tiga tempat berbeda.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, ES diamankan di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, AA di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dan BES di Cibitung, Bekasi. Menurut Yusri, pada Jumat, 7 Mei kemarin polisi menerima informasi tentang tangkapan layar yang tersebar di group WhatsApp berisi seruan menggelar aksi demo.
"Seruan demo di dalam jalan tol untuk menimbulkan kemacetan sehingga diperbolehkan mudik."Hasil penyelidikan, ada percakapan dalam WAG bernama AJPI NUSANTARA 1, yang mana percakapan itu berisi provokasi untuk membuat gaduh," tuturnya.
Yusri menjelaskan, ES mengirim pesan yang berisi ajakan berkumpul atau demonstrasi pada pelaku usaha transportasi untuk membuat kemacetan di tol ke 6 WAG. ES mengaku menyalin pesan itu dari WAG, yang sebelumnya telah disebarkan oleh AA. Baca: Imbas Penyekatan dan Pemeriksaan SIKM di KM 31 Cikarang Barat, Arus Lalu Lintas Padat
AA mengirim pesan berisi ajakan demo itu ke 5 WAG, yang mana dia mengaku menyalinnya juga dari WAG sebelumnya. Begitu juga BES mengaku mengirimkan pesan berisi ajakan itu ke dua WAG, yang mengaku turut menyalin dan kembali menyebarkan pesan itu dari pesan WA yang didapatkan sebelumnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, ES diamankan di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, AA di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dan BES di Cibitung, Bekasi. Menurut Yusri, pada Jumat, 7 Mei kemarin polisi menerima informasi tentang tangkapan layar yang tersebar di group WhatsApp berisi seruan menggelar aksi demo.
"Seruan demo di dalam jalan tol untuk menimbulkan kemacetan sehingga diperbolehkan mudik."Hasil penyelidikan, ada percakapan dalam WAG bernama AJPI NUSANTARA 1, yang mana percakapan itu berisi provokasi untuk membuat gaduh," tuturnya.
Yusri menjelaskan, ES mengirim pesan yang berisi ajakan berkumpul atau demonstrasi pada pelaku usaha transportasi untuk membuat kemacetan di tol ke 6 WAG. ES mengaku menyalin pesan itu dari WAG, yang sebelumnya telah disebarkan oleh AA. Baca: Imbas Penyekatan dan Pemeriksaan SIKM di KM 31 Cikarang Barat, Arus Lalu Lintas Padat
AA mengirim pesan berisi ajakan demo itu ke 5 WAG, yang mana dia mengaku menyalinnya juga dari WAG sebelumnya. Begitu juga BES mengaku mengirimkan pesan berisi ajakan itu ke dua WAG, yang mengaku turut menyalin dan kembali menyebarkan pesan itu dari pesan WA yang didapatkan sebelumnya.
Lihat Juga :