Arab Saudi Dikabarkan Pertimbangkan Larang Haji bagi Jamaah dari Luar Negeri

Kamis, 06 Mei 2021 - 23:47 WIB
loading...
Arab Saudi Dikabarkan...
Pemerintah Arab Saudi dikabarkan akan melarang haji bagi jamaah dari luar negeri. Foto: Istimewa
A A A
RIYADH - Pemerintah Arab Saudi mempertimbangkan untuk melarang jamaah dari luar negeri untuk melakukan ibadah haji tahunan karena kasus COVID-19 global meningkat.

Jika benar, maka ini akan menjadi larangan yang kedua kali setelah tahun lalu diberlakukan larangan serupa. Dua sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakannya kepada Reuters, yang dikutip Kamis (6/5/2021).

Langkah seperti itu akan membatasi ibadah haji tahunan ke Makkah, sebuah kewajiban sekali seumur hidup bagi setiap Muslim yang mampu.

Baca Juga: Ramai-ramai Kumpulkan Dana Wakaf, Alumni Haji-Umrah Salman ITB Bangun RS Syariah

Dua sumber tersebut mengatakan diskusi tentang opsi larangan telah berlangsung, namun belum ada keputusan akhir apakah akan melanjutkan kebijakan tersebut.

Sebelum pandemi memaksakan social distancing secara global, sekitar 2,5 juta jamaah biasa mengunjungi situs-situs paling suci Islam di Makkah dan Madinah untuk haji selama seminggu, dan umrah sepanjang tahun, yang secara keseluruhan menghasilkan pendapatan sekitar USD12 miliar setiap tahun untuk Kerajaan Arab Saudi.

Sebagai bagian dari rencana reformasi ekonomi yang dilakukan oleh Putra Mahkota Mohammad bin Salman, kerajaan berharap untuk meningkatkan jumlah jamaah umrah dan haji masing-masing menjadi 15 juta dan 5 juta pada tahun 2020. Rencana itu juga ingin menggandakan jumlah umrah lagi menjadi 30 juta pada tahun 2030.

Rencana itu, jika terealisasi, akan menghasilkan pendapatan 50 miliar riyal (USD13,32 miliar) hanya dari haji saja pada tahun 2030.

Dua sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan pihak berwenang telah menangguhkan rencana sebelumnya untuk menampung jamaah haji dari luar negeri, dan hanya akan mengizinkan jamaah haji domestik yang telah divaksinasi atau telah pulih dari COVID-19 setidaknya enam bulan sebelum haji.

Pembatasan, lanjut salah satu sumber, akan diterapkan pada usia jamaah juga.

Sumber kedua mengatakan rencana awalnya untuk mengizinkan sejumlah jamaah haji yang divaksinasi dari luar negeri, tetapi kebingungan tentang jenis vaksin, kemanjurannya dan kemunculan varian baru telah mendorong para pejabat untuk mempertimbangkan kembali.

Baca Juga: Ribuan PMI Dikarantina di Asrama Haji Surabaya, Muzdalifa Disulap Jadi Ruang Tidur

Kantor media pemerintah Arab Saudi tidak menanggapi permintaan komentar terkait rencana larangan tersebut.

Arab Saudi, yang mempertaruhkan reputasinya dalam menjaga situs-situs suci Islam di Makkah dan Madinah, melarang orang asing untuk menunaikan ibadah haji tahun lalu karena pandemi untuk pertama kalinya dalam sejarah modern kerajaan, yang memungkinkan hanya untuk sejumlah kecil warga Saudi dan warga asing yang telah lama menetap di sana.

Infeksi COVID-19 masih meningkat di 35 negara secara global. Setidaknya ada 153.508.000 infeksi yang dilaporkan dan 3.351.000 kematian yang dilaporkan disebabkan oleh virus corona baru sejauh ini.

India memimpin dunia dalam jumlah rata-rata harian kematian baru yang dilaporkan, terhitung satu dari setiap empat kematian yang dilaporkan di seluruh dunia setiap hari.

Pada bulan Februari, pemerintah Arab Saudi menangguhkan izin masuk ke kerajaan terhadap orang-orang yang datang 20 dari negara, kecuali diplomat, warga negara Saudi, praktisi medis, dan keluarga mereka, untuk membantu mengekang penyebaran virus corona baru.

Larangan tersebut, yang masih berlaku hingga saat ini, mencakup orang-orang yang datang dari Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Inggris, Afrika Selatan, Prancis, Mesir, Lebanon, India, dan Pakistan.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Kali Coba Terobos...
3 Kali Coba Terobos Imigrasi, 13 Haji Nonprosedural Digagalkan di Bandara Kualanamu
Imigrasi Surabaya Gagalkan...
Imigrasi Surabaya Gagalkan Keberangkatan 18 Calon Haji Ilegal, Korban Rugi hingga Rp290 Juta
Kecelakaan di Arab Saudi,...
Kecelakaan di Arab Saudi, Jemaah Haji Asal Malang Meninggal Dunia
Kantor Imigrasi Soetta...
Kantor Imigrasi Soetta Gagalkan Keberangkatan 264 Calon Haji Nonprosedural ke Saudi
Kisah Haji Christiaan...
Kisah Haji Christiaan Snouck Hurgronje, Tipu Muslim Nusantara untuk Masuk ke Tanah Suci
Tak Mampu Lunasi Biaya...
Tak Mampu Lunasi Biaya Haji, Warga Jombang 2 Tahun Gagal Berangkat ke Tanah Suci
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Rekomendasi
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Berita Terkini
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Gempa Besar Berkekuatan...
Gempa Besar Berkekuatan M6,7 Guncang Palu Sulteng
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Infografis
Mohammed bin Salman,...
Mohammed bin Salman, dari Konsultan menjadi PM Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved