Petasan Jumbo Meledak, Satu Anak Tewas dan Empat Lainnya Luka-Luka
Kamis, 06 Mei 2021 - 12:24 WIB
loading...
Petasan jumbo meledak, satu anak tewas, empat luka- luka, di sebuah sekolah Madrasah Diniyah, di Kelurahan Simbang Kulon, Buaran, Pekalongan, Jawa Tengah. Foto SINDOnews
A
A
A
PEKALONGAN - Petasan jumbo meledak , satu anak tewas, empat luka- luka, di sebuah sekolah Madrasah Diniyah, di Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Korban tewas setelah sempat mendapat perawat di rumah sakit. Sedangkan empat lainnya masih dalam perawatan intensif dan belum boleh dijenguk.
Gedung tempat kejadian tersebut rusak parah, kaca pecah, eternit hancur dan bebrapa bangku juga rusak. Lokasi kejadian saat ini sudah diberi garis polisi guna kepentingan penyelidikan aparat kepolisian. Baca juga: 40 Petasan Jumbo dengan Bobot 5 Kg Disita Polsek Tembalang
“Lima orang anak tersebut diduga sedang membuat petasan di ruang kelas Madrasah Diniyah Al Amir, tiba-tiba meledak, Rabu tengah malam. Saat kejadian tak ada warga yang tahu dan hanya ada suara ledakan sangat keras. Awalanya dikira trafo listrik meledak, namun ternyata ada anak-anak bermain petasan dan meledak,” jelas Maladzi, kepala kelurahan Simbangkulon, Kecamatan Buaran, Kamis (6/5/2021).
Seorang anak bernama Muhamad Zyharul Hikam (15) putra Ahmad Tafsir meninggal akibat kejadian tersebut. Epat lainnya yang luka parah adalah Muhammad Minan (13) M Asan (13), Hasan (14) dan Ahmad (14). Keempatnya merupakan warga Simbangkulon dan saat ini masih direwat intensif di RSUD Bendan Pekalongan.
“Dari keterangan sejumlah warga, tidak ada yang tahu kejadian dengan jelas, saat itu ana-anak tersebut sedang membuat petasan bersama teman-temannya. Petasan yang dibuat sangat besar, sepanjang satu meter dengan diameter sekitar 25 cm dan obat petasan seberat satu kilogram,” lanjut Maladzi, Kepala Kelurahan Simbangkulon
Gedung tempat kejadian tersebut rusak parah, kaca pecah, eternit hancur dan bebrapa bangku juga rusak. Lokasi kejadian saat ini sudah diberi garis polisi guna kepentingan penyelidikan aparat kepolisian. Baca juga: 40 Petasan Jumbo dengan Bobot 5 Kg Disita Polsek Tembalang
“Lima orang anak tersebut diduga sedang membuat petasan di ruang kelas Madrasah Diniyah Al Amir, tiba-tiba meledak, Rabu tengah malam. Saat kejadian tak ada warga yang tahu dan hanya ada suara ledakan sangat keras. Awalanya dikira trafo listrik meledak, namun ternyata ada anak-anak bermain petasan dan meledak,” jelas Maladzi, kepala kelurahan Simbangkulon, Kecamatan Buaran, Kamis (6/5/2021).
Seorang anak bernama Muhamad Zyharul Hikam (15) putra Ahmad Tafsir meninggal akibat kejadian tersebut. Epat lainnya yang luka parah adalah Muhammad Minan (13) M Asan (13), Hasan (14) dan Ahmad (14). Keempatnya merupakan warga Simbangkulon dan saat ini masih direwat intensif di RSUD Bendan Pekalongan.
“Dari keterangan sejumlah warga, tidak ada yang tahu kejadian dengan jelas, saat itu ana-anak tersebut sedang membuat petasan bersama teman-temannya. Petasan yang dibuat sangat besar, sepanjang satu meter dengan diameter sekitar 25 cm dan obat petasan seberat satu kilogram,” lanjut Maladzi, Kepala Kelurahan Simbangkulon
Lihat Juga :