8 Travel Gelap Diamankan Polisi di Bogor, Tarif Mudik Sekitar Rp500.000-Rp1 Juta

Rabu, 05 Mei 2021 - 18:00 WIB
loading...
8 Travel Gelap Diamankan...
Polisi mengamankan 8 kendaraan travel gelap yang mengangkut pemudik di wilayah Bogor. Okezone/Putra Ramadhani Astyawan
A A A
BOGOR - Polisi mengamankan 8 kendaraan travel gelap yang mengangkut pemudik di wilayah Bogor . Para pemilik travel gelap itu menawarkan masyarakat yang akan mudik melalui media sosial dengan tujuan rata-rata wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, kedelapan travel gelap itu terdiri dari 2 kendaraan elf dan 6 mobil pribadi. Kendaraan tersebut terjaring operasi petugas di wilayah perbatasan Kabupaten Bogor-Cianjur. (Baca juga; Nekat Angkut Pemudik, Korlantas Polri Tahan 159 Travel Gelap )

"Ini hasil operasi gabungan pra-larangan mudik, kita dapati 8 kendaraan. Dua kendaraan yang memang untuk travel tapi trayeknya berbeda. Penyalahgunaan travel dengan trayek mobil plat kuning dan tidak terdata travel namun trayek ke Cianjur. Enam lainnya kendaraan pribadi," kata Harun, Rabu (5/5/2021).

Harun menambahkan, mereka mencari pemudik melalui media sosial facebook. Kemudian, pemudik didata dan dijemput ke rumah masing-masing. (Baca juga; Angkut Penumpang Mudik, 6 Travel Gelap di Tangsel Dikandangin ke Polda )

"Modusnya menggunakan media sosial. Mereka menggunakan medsos untuk memberitahukan siapa saja yang mau melakukan kegiatan mudik. Dari situ ke data siapa saja yang ingin berangkat. Dari pihak travel gelap ini menjemput ke rumah masing-masing kemudian diantar," jelasnya.

Adapun mayoritas daerah tujuan pemudik di Jawa Barat seperti Ciamis dan Jawa Tengah seperti Cilacap. Tarif yang tawarkan travel gelap ini bervariasi antara Rp500.000 sampai Rp1 juta perorang. "Pengakuan sopiir baru melakukan sekali tapi kita sinyalir sudah dua sampai tiga kali," tambah Harun.

Saat ini, delapan kendaraan tersebut dikenakan sanksi tilang dan ditahan sementara di Polres Bogor hingga operasi larangan mudik berakhir. Sedangkan, penumpangnya diminta kembali ke daerah asalnya.

"Untuk penumpang kita pulangkan ke rumah masing-masing. Jadi ini adalah keseriusan kami tim Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor dalam menindaklanjuti peniadaan mudik. Jadi jangan masuk ke sini karena kita akan lakukan operasi secara ketat," tutupnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Festival Motor Sukses...
Festival Motor Sukses Digelar di Stadion Pakansari Bogor
Jawab Kebutuhan Pergudangan...
Jawab Kebutuhan Pergudangan Modern, Accord Bizpark Parung Diluncurkan
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Raih Juara 2 Duta Baca Kabupaten Bogor 2025
Rekomendasi
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Pelatih Portugal Kesal...
Pelatih Portugal Kesal Ronaldo Diminta Diistirahatkan: Itu Kekanak-kanakan!
Berita Terkini
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved