Klaster Ibu-Ibu Posyandu di Depok, 26 Positif COVID-19
Rabu, 05 Mei 2021 - 15:54 WIB
loading...
Satgas Penanganan COVID-19 Kota Depok menemukan klaster baru COVID-18 dari klaster pertemuan ibu-ibu Posyandu. Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
DEPOK - Satgas Penanganan COVID-19 Kota Depok menemukan klaster baru COVID-19 , yaitu klaster pertemuan ibu-ibu Posyandu. Klaster tersebut ditemukan di RW 04, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.
“Kami perlu sampaikan bahwa kejadian di RW 04, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, adalah klaster pertemuan,” kata Jubir Satgas COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Rabu (5/5/2021). (Baca juga; Catat! Keluar Masuk Depok Wajib Kantongi Surat Dispensasi dari Lurah )
Dia menjelaskan, klaster pertemuan ibu-ibu itu terjadi sebelum Ramadhan. Ketika itu, ibu-ibu melakukan pertemuan di Posyandu RW 04. Dari klaster tersebut mulanya ada dua orang ditemukan positif COVID-19. Saat ini jumlah yang positif COVID-19 menjadi 26 orang.
“Awalnya ada dua orang yang bergejala dan dilakukan tes sehingga dari 24 orang ada 10 atau 11 yang terpapar. Nah kami dapat laporan bertambah kemarin tiga orang, jadi per hari ini 26 kasus,” kata Dadang.
“Makanya kami sampaikan pertemuan, dan ada beberapa kasus yang diidentifikasi dari perjalanan mereka dari suatu kegiatan yang ada di wilayah Cibubur, ini makanya kita lakukan langkah tracing,” tukasnya. (Baca juga; Wahai Warga Depok dan Pondok Rajeg, Stasiun Pondok Rajeg Bakal Diaktifkan Kembali )
“Kami perlu sampaikan bahwa kejadian di RW 04, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, adalah klaster pertemuan,” kata Jubir Satgas COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Rabu (5/5/2021). (Baca juga; Catat! Keluar Masuk Depok Wajib Kantongi Surat Dispensasi dari Lurah )
Dia menjelaskan, klaster pertemuan ibu-ibu itu terjadi sebelum Ramadhan. Ketika itu, ibu-ibu melakukan pertemuan di Posyandu RW 04. Dari klaster tersebut mulanya ada dua orang ditemukan positif COVID-19. Saat ini jumlah yang positif COVID-19 menjadi 26 orang.
“Awalnya ada dua orang yang bergejala dan dilakukan tes sehingga dari 24 orang ada 10 atau 11 yang terpapar. Nah kami dapat laporan bertambah kemarin tiga orang, jadi per hari ini 26 kasus,” kata Dadang.
“Makanya kami sampaikan pertemuan, dan ada beberapa kasus yang diidentifikasi dari perjalanan mereka dari suatu kegiatan yang ada di wilayah Cibubur, ini makanya kita lakukan langkah tracing,” tukasnya. (Baca juga; Wahai Warga Depok dan Pondok Rajeg, Stasiun Pondok Rajeg Bakal Diaktifkan Kembali )
Lihat Juga :