Surat Rapid Test dan SIKM Dipalsukan, Ini Kata Polisi

Rabu, 05 Mei 2021 - 12:46 WIB
loading...
Surat Rapid Test dan...
Seorang anggota polisi tengah memeriksa surat hasil rapid test pengemudi. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Polisi bakal bertindak tegas bagi masyarakat yang nakal dan menggunakan surat rapid test atau Surat Izin keluar Masuk (SIKM) palsu dalam Operasi Ketupat 2021.

Polisi bakal memproses secara hukum bagi siapapun yang memalsukan surat rapid atau SIKM untuk mudik sebagai syarat lolos keluar dan masuk Jakarta atau daerah lainnya.

"Tetap kita lakukan pengecekan swab antigen, nanti di pospol tetap kita lakukan swab antigen. Juga kita lakukan pembagian masker. Kalau ada pemalsuan maka akan kita cek juga pidana kalau ada dokumen palsu,” kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri Irjen Pol Istiono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (5/5/2021).

Selain itu, bila ditemukan adanya masyarakat yang memaksa akan mudik maka tindakan pertama yang akan dilakukan adalah memutar balik kendaraan pengangkut pemudik. Baca juga: Cegah Pemalsuan SIKM, Dishub DKI Lengkapi Petugas dengan QR Scanner

“Akan kita putar balik, namun nanti akan dicek. Kalau ada kepentingan khusus misalnya orangtuanya sakit dan lain-lain itu keterangan dari Desa bener enggak, kemudian dia bawa swab enggak. Kalau belum, ya kita swab nanti di situ. Kalau emang dia kepentingannya benar, ini adalah operasi kemanuasiaan kita pertimbangkan. Kalau dia juga ternyata positif ya kita rekomendasikan untuk isolasi mandiri atau kita bawa ke rumah sakit untuk tindaklanjutnya,” paparnya.

Dia menuturkan, dalam setiap pos penyekatan nantinya disiapkan juga tes anti gen dan juga pos penyekatan diupayakan dekat dnegan rumah sakit perawatan Covid19. Baca juga: SIKM Dikeluarkan, Wagub DKI: Pengguna Wajib Lampirkan Hasil Negatif Covid-19

“Iya di pos-pos penyekatan kita siapkan Swab antigen gratis sama pembagian masker nanti kita lakukan semua. Ini terutamanya untuk mencegah penyebaran Covid-19, lebih baik kita banyak sebar-sebar masker, harus banyak orang pakai masker, kita kasih masker semuanya dan swab antigen gratis di pos-pos,” tuturnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Motif Skandal Riset...
Motif Skandal Riset Palsu Internasional, Pelaku Incar Travel Grant ke Luar Negeri
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Rekomendasi
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
IU Tunda Konser dan...
IU Tunda Konser dan Album Baru karena Sakit Telinga Makin Parah
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved