Tenaga Medis RSUD Kota Depok Terpapar COVID-19, Pelayanan Poliklinik Ditutup

Jum'at, 22 Mei 2020 - 13:00 WIB
loading...
Tenaga Medis RSUD Kota...
Sejumlah tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok diketahui terpapar virus Corona. Hal itu diketahui setelah dilakukan tes swab dan hasilnya keluar kemarin sore. Foto/SINDOnews
A A A
DEPOK - Sejumlah tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok diketahui terpapar virus Corona. Hal itu diketahui setelah dilakukan tes swab dan hasilnya keluar kemarin sore. Informasi yang didapat ada sekitar 27 nakes yang terpapar COVID-19.

“Ini ada yang laboratorium yang rontgen kemudian di poli ada. Di kamar operasi ada. Mekanisme di luar COVID-19 tidak memegang pasien positif kan? Mereka menangani pasien sehat. Kemungkinan ada di antara pasien sehat itu ada yang OTG itu kan. Ini kemungkinan ya dimana kenanya si nakes masih bertanya-tanya. Bisa saja kan. Mungkin bisa jadi penularan di antara mereka. Jumlahnya segitu,” ujar Direktur RSUD Depok Devi Maryori, Jumat (22/5/2020). (Baca juga: 27 Tenaga Medis Terpapar Corona, RSUD Kota Depok Tutup Dua Pekan)

Tenaga kesehatan yang terpapar itu tidak mengindikasikan adanya gejala. Namun, untuk 12 orang nakes lainnya sudah diketahui sejak dua pekan lalu.

“Kalau nakes yang lain diketahui dua minggu yang lalu. Kurang lebih 2 minggu lalu. Jumlahnya awalnya 12 sudah dilakukan isolasi di RS sebagian di rumah. Kita lakukan swab bagi nakes lain yang kontak. Hasilnya baru keluar kemarin,” ucapnya.

Atas kondisi tersebut maka pelayanan RSUD ditutup. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran nomor 445/1031-UPEP. Pelayanan poliklinik ditutup selama 14 hari sejak 22 Mei hingga 7 Juni. Selama layanan poliklinik ditutup selanjutnya RSUD akan dilakukan sterilisasi general dan isolasi para tenaga kesehatan. (Baca juga: Data Pemilih Pemilu Dibobol Hacker, KPU Langsung Cek Server Data)

“Polinya saja yah ditutup sementara kita sudah jadi RS COVID-19. Di SK masih membuka poli dengan pembatasan untuk rawat inap masih menerima pasien COVID-19. Untuk rawat jalan saja yang ditutup. Ya kalau yang rawat inap kita tutup non COVID-19 sudah tidak menerima,” tutup Devi.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Kemenkes Keluarkan Surat...
Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Campak untuk Tenaga Medis dan Kesehatan, Ini Isinya
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Rekomendasi
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Selamat Tahun Baru Islam...
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Berikut Keutamaan Muharram
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Berita Terkini
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved