Antisipasi Kerumunan, Posko Tiga Pilar Didirikan di Pasar Tanah Abang
Senin, 03 Mei 2021 - 09:08 WIB
loading...
Posko tiga pilar didirikan di Pasar Grosir Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto: SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun
A
A
A
JAKARTA - Polsek Metro Tanah Abang mengerahkan ratusan petugas gabungan untuk mengantisipasi adanya kerumunan jelang Hari Raya Idul Fitri di kawasan Pasar Grosir Tanah Abang , Jakarta Pusat.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Singgih Hermawan menjelaskan, beberapa titik rawan kerumunan itu terjadi di Pasar Blok A, B, F, G dan Skybridge Tanah Abang beserta Stasiunnya.
"Petugas gabungan Tiga Pilar yang terdiri dari TNI, Polisi dan Satpol PP jumlahnya 670an orang," ujar Singgih saat dihubungi SINDOnews, Senin (3/5/2021).
Dia menambahkan, personel gabungan itu juga disebar di setiap pintu masuk untuk mengawasi protokol kesehatan. Baca juga: Kerumunan di Pasar Tanah Abang, Doni Monardo: Jangan Sampai Jadi Klaster Baru
"A,B,F,G itu lima tapi satu ploting di pasar Grosir di atas. Personel ada di setiap pintu masuk ada 17 pintu masuk itu akan ada pengamanan dari tiga pilar. Untuk mengecek prokes suhu dan penggunaan masker dengan benar karena kita lihat kadang dia pakai masker cuma tidak benar makainya," tambahnya.
Selain ratusan personel, pihaknya juga membuat tiga posko untuk memudahkan koordinasi pengawasan antisipasi kerumunan.
"Kami koordinasi dengan pihak pasar terkait jumlah pengunjung yang sudah masuk.
Ada tiga posko, 17 pintu diisi tiga pilar plus tiga posko. Posko yang depan pasar blok B, pasar blok A dan di hall pasar blok B. Pasar blok B inilah yang viral kemarin karena dia adanya hall jadi orang ketemu di situ. Makanya ada posko tiga pilar di situ dan ada sound systemnya juga untuk memberikan imbauan maupun membatasi orang berkerumun," jelasnya.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Singgih Hermawan menjelaskan, beberapa titik rawan kerumunan itu terjadi di Pasar Blok A, B, F, G dan Skybridge Tanah Abang beserta Stasiunnya.
"Petugas gabungan Tiga Pilar yang terdiri dari TNI, Polisi dan Satpol PP jumlahnya 670an orang," ujar Singgih saat dihubungi SINDOnews, Senin (3/5/2021).
Dia menambahkan, personel gabungan itu juga disebar di setiap pintu masuk untuk mengawasi protokol kesehatan. Baca juga: Kerumunan di Pasar Tanah Abang, Doni Monardo: Jangan Sampai Jadi Klaster Baru
"A,B,F,G itu lima tapi satu ploting di pasar Grosir di atas. Personel ada di setiap pintu masuk ada 17 pintu masuk itu akan ada pengamanan dari tiga pilar. Untuk mengecek prokes suhu dan penggunaan masker dengan benar karena kita lihat kadang dia pakai masker cuma tidak benar makainya," tambahnya.
Selain ratusan personel, pihaknya juga membuat tiga posko untuk memudahkan koordinasi pengawasan antisipasi kerumunan.
"Kami koordinasi dengan pihak pasar terkait jumlah pengunjung yang sudah masuk.
Ada tiga posko, 17 pintu diisi tiga pilar plus tiga posko. Posko yang depan pasar blok B, pasar blok A dan di hall pasar blok B. Pasar blok B inilah yang viral kemarin karena dia adanya hall jadi orang ketemu di situ. Makanya ada posko tiga pilar di situ dan ada sound systemnya juga untuk memberikan imbauan maupun membatasi orang berkerumun," jelasnya.
Lihat Juga :