Diduga Pedofilia, WN Amerika Ditolak Masuk Indonesia

Senin, 26 April 2021 - 13:08 WIB
loading...
Diduga Pedofilia, WN...
Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta meminta keterangan AHL, warga negara Amerika Serikat yang diduga pelaku kekerasan terhadap anak. AHL tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (26/4/2021). Foto: MPI/Isty Maulidya
A A A
TANGERANG - Warga negara Amerika Serikat berinisial AHL ditahan dan ditolak masuk Indonesia begitu tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (26/4/2021). AHL diduga pelaku kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur ( pedofilia ) di Amerika Serikat yang menjadi atensi Imigrasi Amerika Serikat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Romi Yudianto mengatakan, AHL ditahan berdasarkan red notice Interpol yang dikeluarkan oleh Amerika. Kasus AHL terjadi pada tahun 2006 dan sudah menyelesaikan proses hukum. Namun, red notice Interpol belum dihapus dan AHL harus dideportasi ke negara asalnya.
Baca juga: Korban Pedofilia Pelaku Penipuan Buronan FBI Capai 10 Anak

"AHL terlibat kasus pedofilia di Amerika pada tahun 2006, ditahan karena red noticenya belum dihapus sehingga dia akan dipulangkan kembali ke negaranya," ujar Romi, Senin (26/4/2021).

Setelah dilakukan profiling dan dicocokkan dengan identitas AHL, petugas Imigrasi segera mengamankan AHL dengan membawanya ke ruang detensi imigrasi. AHL masih menjalani pemeriksaan lanjutan dan menunggu dipulangkan ke negara asal. Rencananya, AHL akan dipulangkan nanti malam menggunakan pesawat All Nippon Airways NH871.
Baca juga: Buronan FBI Kasus Penipuan, Ternyata Residivis Kasus Pedofilia

Di hadapan petugas, AHL mengaku tidak mengetahui bahwa dia dicekal masuk Indonesia dikarenakan kasus hukum yang menjeratnya pada 2006. Dia mengaku baru pertama kali datang ke Indonesia dan berencana mengajukan KITAS untuk tinggal di Bali.

"Dia mengaku datang ke Indonesia untuk tinggal di Bali, katanya tempatnya bagus," ucap Romi.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Rekomendasi
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
IU Tunda Konser dan...
IU Tunda Konser dan Album Baru karena Sakit Telinga Makin Parah
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved