Ekspor dan Impor Mulai Naik, Aktivitas Pelabuhan Meningkat
Senin, 26 April 2021 - 11:22 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews/dok
A
A
A
BANDUNG - Pemulihan ekonomi Indonesia tercatat terus membaik ditandai dengan kinerja ekspor dan impor Indonesia pada Maret maupun Triwulan I tahun 2021 yang menunjukan kinerja cukup baik.
Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi menyatakan, berdasarkan data BPS yang dirilis minggu lalu (15/4), nilai ekspor Indonesia Maret 2021 mencapai USD18,35 miliar atau naik 20,31 persen.
Angka tersebut naik dibanding Februari 2021 dan naik 30,47 persen dibanding Maret 2020. Ekspor pada periode itu didominasi industri sebesar 80,84 persen, disusul tambang 12,07 persen, migas 4,94 persen, dan pertanian 2,15 persen.
Secara kumulatif, nilai ekspor pada Januari–Maret 2021 mencapai USD48,90 miliar atau meningkat 17,11 persen dibanding periode yang sama tahun 2020.
Sementara, nilai impor Indonesia Maret 2021 mencapai USD16,79 miliar, naik 26,55 persen dibandingkan Februari 2021 atau naik 25,73 persen dibandingkan Maret 2020.
Struktur impor pada Maret 2021 yang didominasi bahan baku atau penolong sebesar 77,26 persen dan barang modal sebesar 14,34 persen.
Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi menyatakan, berdasarkan data BPS yang dirilis minggu lalu (15/4), nilai ekspor Indonesia Maret 2021 mencapai USD18,35 miliar atau naik 20,31 persen.
Angka tersebut naik dibanding Februari 2021 dan naik 30,47 persen dibanding Maret 2020. Ekspor pada periode itu didominasi industri sebesar 80,84 persen, disusul tambang 12,07 persen, migas 4,94 persen, dan pertanian 2,15 persen.
Secara kumulatif, nilai ekspor pada Januari–Maret 2021 mencapai USD48,90 miliar atau meningkat 17,11 persen dibanding periode yang sama tahun 2020.
Sementara, nilai impor Indonesia Maret 2021 mencapai USD16,79 miliar, naik 26,55 persen dibandingkan Februari 2021 atau naik 25,73 persen dibandingkan Maret 2020.
Struktur impor pada Maret 2021 yang didominasi bahan baku atau penolong sebesar 77,26 persen dan barang modal sebesar 14,34 persen.
Lihat Juga :