Mata Berkaca-kaca, Ekhan Retno istri Mayor Laut Eko Firmanto: Mohon Maaf dan Doanya
Minggu, 25 April 2021 - 22:09 WIB
loading...
Suasana duka menyelimuti rumah Mayor Laut Eko Firmanto di Perumahan Pepelegi Blok A nomor 2, Waru Sidoarjo, Minggu (26/4/2021) malam. Foto: SINDONews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Ekhan Retno, istri Mayor Laut Eko Firmanto tak kuasa membendung haru dan airmata terus menetes di pipi, saat sejumlah kerabat dan teman serta tetangganya datang ke rumahnya usai mendapat kabar terbaru tentang KRI Nanggala 402 .
Yah, Ekhan Retno, istri Mayor Laut Eko Firmanto masih terus meneteskan air mata. Rumah bercat kuning itu memancarkan mendung ketika kabar kematian itu datang. “Mohon maaf....dan mohon doanya,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
Baca juga: Ibunda Kangen Mayor Laut (P) Eko Firmanto, Berharap KRI Nanggala-402 Segera Ditemukan
Suasana duka menyelimuti rumah Mayor Laut Eko Firmanto di Perumahan Pepelegi Blok A nomor 2, Waru Sidoarjo. Para kerabat dan teman serta tetangga mengirimkan ucapan duka, Minggu (25/4/2021) malam.
Baca juga: Ini Penampakan KRI Nanggala 402 di Kedalaman 838 Meter Perairan Bali Utara
Tenda beserta kursi sudah didirikan dan bunga ucapan belasungkawa berada di halaman rumah. Pagar rumah berwarna merah dibuka lebar ketika banyaknya kerabat yang mulai berdatangan.
Kabar duka itu pun akhirnya datang. Para kerabat dan teman masih ingat bagaimana almarhum semasa hidup. Sosok yang humble dan tegas serta penyayang kedua anaknya.
Yah, Ekhan Retno, istri Mayor Laut Eko Firmanto masih terus meneteskan air mata. Rumah bercat kuning itu memancarkan mendung ketika kabar kematian itu datang. “Mohon maaf....dan mohon doanya,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
Baca juga: Ibunda Kangen Mayor Laut (P) Eko Firmanto, Berharap KRI Nanggala-402 Segera Ditemukan
Suasana duka menyelimuti rumah Mayor Laut Eko Firmanto di Perumahan Pepelegi Blok A nomor 2, Waru Sidoarjo. Para kerabat dan teman serta tetangga mengirimkan ucapan duka, Minggu (25/4/2021) malam.
Baca juga: Ini Penampakan KRI Nanggala 402 di Kedalaman 838 Meter Perairan Bali Utara
Tenda beserta kursi sudah didirikan dan bunga ucapan belasungkawa berada di halaman rumah. Pagar rumah berwarna merah dibuka lebar ketika banyaknya kerabat yang mulai berdatangan.
Kabar duka itu pun akhirnya datang. Para kerabat dan teman masih ingat bagaimana almarhum semasa hidup. Sosok yang humble dan tegas serta penyayang kedua anaknya.
(nic)
Lihat Juga :