Larangan Mudik, Polisi Ingatkan Sopir Truk Tidak Bawa Penumpang Gelap

Rabu, 21 April 2021 - 23:10 WIB
loading...
Larangan Mudik, Polisi...
Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Putri Harleyanti Hapid.Foto/SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan sosialisasi larangan mudik Lebaran 2021 kepada masyarakat di Pos E, Dermaga 1, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kepolisian meminta para sopir truk tidak nekat membawa penumpang di masa pelarangan mudik Lebaran 2021.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Putri Harleyanti Hapid mengatakan, dalam sosialisasi ini pihaknya melakukan imbauan langsung kepada masyarakat khususnya sopir truk terkait protokol kesehatan. "Jadi imbauan hari ini kami sampaikan protokol kesehatan yang sangat kita utamakan karena saat ini penyebaran covid-19 yang masih sangat tinggi,” kata Putri di lokasi pada Rabu (21/4/2021).

Putri mengingatkan agar para sopir truk logistik tersebut tidak membawa penumpang gelap saat menuju ke luar kota. Apabila itu terjadi maka mereka bisa berhadapan dengan hukum. Baca: Jumlah Penumpang Bus AKAP dan AKDP di Terminal Baranangsiang Bogor Mulai Meningkat

"Karena itu tidak menutup kemungkinan bahwa di mobil ekspedisi ini bisa saja ada penumpang gelap yang mereka naikan di jalan untuk itu kita lakukan antisipasi dengan melakukan pengecekan," ujarnya. Putri melanjutkan, pihaknya menerjunkan puluhan personel lantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang di tempatkan di dua lokasi.

"Dalam melakukan imbauan sosialisasi ini kami menerjunkan 28 personil yang di tempatkan di dua titik seperti pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Muara Angke," tuturnya. Putri menambahkan, meskipun adanya larangan mudik yang mulai berlaku pada 6 Mei 2021 nanti. Namun pengiriman logistik dipastikan akan tetap aman dan terus berjalan untuk pengiriman.

Sementara itu seorang sopir truk, Ratno mengaku dirinya siap untuk mengikuti kebijakan pemerintah berupa larangan mudik termasuk tidak membawa penumpang gelap. “Kita mengikuti anjuran pemerintah larangan mudik dan kita harus terapkan seperti aturan yang sudah ada, cukup video call dengan keluarga,” ujar Ratno.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
Sukses Amankan Mudik...
Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kepercayaan Publik ke Polri Melesat ke Peringkat 4 Besar
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
Rekomendasi
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Tips Sehat supaya Asam...
Tips Sehat supaya Asam Urat Tidak Ganggu saat Mudik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved