Didesak Razman Nasution untuk Periksa Wali Kota Depok, Kejaksaan: Kami Terbebas dari Intervensi

Rabu, 21 April 2021 - 17:07 WIB
loading...
Didesak Razman Nasution...
Razman Nasution, kuasa hukum pegawai Damkar Kota Depok, Sandi Butar Butar.Foto/SINDOphoto/Dok
A A A
DEPOK - Kejaksaan Negeri Depok menyatakan pihaknya bebas dari segala intervensi dalam menguak kasus dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok. Ini sekaligus jawaban atas permintaan Razman Nasution, kuasa hukum Sandi Butar Butar yang meminta agar Wali Kota Depok Mohammad Idris diperiksa.

Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Depok, Herlangga Wisnu Murdianto mengatakan, kejaksaan bebas dari segala intervensi dalam menguak kasus ini. Sehingga apa yang dilontarkan Razman bukan menjadi kewajiban pihaknya untuk memenuhi.

“Kembali lagi, yang bisa memanggil adalah kita (Kejaksaan). Jadi, yang mengetahui kapan seseorang akan dipanggil adalah kita jadi tidak ada desakan atau intervensi karena yang mengetahui materi adalah kita. Jadi kita tahu kapan dan Dan seperti apa seseorang itu diperlukan untuk dipanggil untuk memberikan keterangan," kata Herlangga pada Rabu (21/4/2021).

Herlangga mengaku belum dapat memastikan apakah akan sampai memanggil Wali Kota atau tidak. Namun yang pasti pihaknya terus bekerja dalam rangka mengungkap tabir kebenaran. “Saya belum sampai ke sana (memanggil Wali Kota) karena sampai saat ini belum ada perkembangan untuk mengarah ke Kepala Dinas ataupun ke Wali Kota,” ungkapnya. Baca: Pejabat BKD Depok Dipanggil Kejaksaan Terkait Dugaan Korupsi Damkar

Diketahui bahwa hingga saat ini sudah ada 16 orang yang diminta klarifikasi untuk membuka tabir dugaan kasus ini. Mereka adalah pihak-pihak yang dianggap mengetahui permasalahan. “Jadi tidak hanya di Damkar. Pokoknya siapa saja yang kita anggap mengetahui permasalahan. Bagaimana bisa kita melakukan pemanggilan ya otomatis dari keterangan-keterangan orang yang sebelumnya dipanggil,” katanya.

Dari 16 orang tersebut, ada beberapa di antaranya pejabat. Mereka adalah dua orang mantan sekretaris dinas dan dua mantan pejabat pengadaan. “Kalau kabid yang menjabat sekarang kemungkinan baru di minggu depan karena itu berhubungan dengan honor insnetif tapi untuk sepatu sudah ada pejabat-pejabat terdahulu yang sudah kita panggil ada empat orang yaitu dua mantan Sekdis dan dua mantan pejabat pengadaan,” tambahnya.

Untuk hari ini saja, ada tiga orang yang diminta klarifikasi. Undangan klarifikasi dilakukan dalam rangka kegiatan pengumpulan data dan keterangan dari pihak-pihak yang dianggap mengetahui permasalahan yang dilaporkan. “Hari ini memanggil 3 orang. Ada dari Badan Keuangan Daerah juga,” tutupnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Rekomendasi
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved