Maret 2021, Daya Beli Nelayan Jawa Timur Masih Lemah

Selasa, 20 April 2021 - 13:15 WIB
loading...
Maret 2021, Daya Beli...
Ilustrasi/SINDOnews/dok
A A A
SURABAYA - Daya beli nelayan di Jawa Timur (Jatim) selama Maret 2021 mengalami penurunan. Hal ini dapat dilihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan, Nilai Tukar Nelayan (NTN) Jatim pada Maret 2021 turun 1,55%. Dari 98,42 di bulan Februari 2021 menjadi 96,90 di bulan Maret 2021.

Kenaikan ini akibat indeks harga yang diterima nelayan turun 1,50%. Lebih besar dari indeks harga yang dibayar nelayan yang naik 0,06%. Perkembangan NTN bulan Maret 2021 terhadap bulan Desember 2020 (tahun kalender) naik 0,67%.

“Adapun perkembangan NTN bulan Maret 2021 terhadap bulan Maret 2020 (year-on-year) naik 0,04%,” kata Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Jatim, Umar Sjaifudin dalam rilisnya, Selasa (14/4/2021).

Sepuluh komoditas utama yang mengalami kenaikan terbesar indeks harga yang diterima nelayan adalah ikan tenggiri, ikan layang (malalugis/momar), ikan kuniran, kepiting laut, ikan kerapu (garopa/groper), ikan bawal, kepiting air tawar, gurita, ikan lemuru (dencis), dan ikan layar.

“Sedangkan komoditas utama yang mengalami penurunan terbesar indeks harga yang diterima nelayan diantaranya, ikan kembung, ikan tongkol, cumi-cumi, udang laut, ikan kakap, ikan cakalang, ikan layur (beladang), ikan teri, ikan benggol, dan ikan tambakan,” ujar Umar.

Baca juga: Tangis Bahagia Pecah, Penyandang Disabilitas Sampaikan Tanda Cinta untuk Kapolresta Malang Kota

Sementara itu, sepuluh komoditas utama yang mengalami kenaikan terbesar indeks harga yang dibayar nelayan adalah cabai rawit, bawang merah, papan, es batu, tahu mentah, ongkos angkut, rokok kretek filter, anggur, minyak goreng dan tongkol.

Baca juga: Antisipasi Warga Nekat Mudik, Polda Jatim Dirikan 20 Pos Terpadu di 20 Titik

Sedangkan sepuluh komoditas utama yang mengalami penurunan terbesar indeks harga yang dibayar nelayan adalah beras, ketimun, kacang panjang, telur ayam ras, tomat sayur, emas perhiasan, kubis/kol, kelapa tua, daging ayam ras dan garam.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
BMKG Ingatkan Potensi...
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 13 Mei 2026
Ingin Nelayan Sejahtera,...
Ingin Nelayan Sejahtera, Prabowo: Bukan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita
Prabowo Tinjau Kampung...
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo: Saya Ingin Nelayan Sejahtera!
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Berita Terkini
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Infografis
Habitat Asli Harimau...
Habitat Asli Harimau Jawa yang Masih Terjaga hingga Saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved