Ini Fakta Mengenai Pratu Lucky Y Matuan mantan Prajurit TNI yang Membelot Jadi Komandan Lapangan OPM
Sabtu, 17 April 2021 - 12:08 WIB
loading...
A
A
A
Saat berada di Yonif Raider 400/BR Pratu Lucky Y Matuan bertugas sebagai tamtama penembak senapan dan ditempatkan di Pos TNI Bulapa. Dikemudian hari usai membelot pos ini juga yang dia serang bersama rekan-rekannya sesama anggota TPNPB OPM. Saat ini proses pemecatan Pratu Lucky Y Matuan masih berproses.
Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa membenarkan ada satu prajurit TNI yang membelot dan bergabung ke dalam Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) OPM. Akan tetapi, kejadian itu sudahlah berlangsung dua bulan lalu, tepatnya per Februari 2021.
"Ya ada media pendukung OPM memuat berita tentang kaburnya oknum prajurit TNI (Pratu Lucky Y Matuan) dari Yonif 410/Alugoro. Walaupun hal itu benar, tetapi kejadiannya 12 Februari 2021 yang lalu, bukan kejadian baru dan sudah diberitakan di media," kata Suriastawa, Jumat (16/4/2021).
Pratu Lucky menurut dia kelana yuda (meninggalkan tugas) bergabung dengan KKB di Intan Jaya.
"Oknum prajurit tersebut kabur dari pos tanpa membawa senjata dan sampai saat ini tidak jelas keberadaannya," paparnya.
Baca juga : Lukai Adat dan Agama! Pendeta Ungkap OPM Perkosa Gadis-gadis Desa di Beoga Papua
Sebelumnya, Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom dalam siaran persnya menyatakan alasan Lucky Y Matuan bergabung ke TPNPB OPM lantaran dirinya merasa tak tega banyak warga sipil Orang Asli Papua (OAP) yang diperlakukan tak wajar oleh TNI.
Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa membenarkan ada satu prajurit TNI yang membelot dan bergabung ke dalam Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) OPM. Akan tetapi, kejadian itu sudahlah berlangsung dua bulan lalu, tepatnya per Februari 2021.
"Ya ada media pendukung OPM memuat berita tentang kaburnya oknum prajurit TNI (Pratu Lucky Y Matuan) dari Yonif 410/Alugoro. Walaupun hal itu benar, tetapi kejadiannya 12 Februari 2021 yang lalu, bukan kejadian baru dan sudah diberitakan di media," kata Suriastawa, Jumat (16/4/2021).
Pratu Lucky menurut dia kelana yuda (meninggalkan tugas) bergabung dengan KKB di Intan Jaya.
"Oknum prajurit tersebut kabur dari pos tanpa membawa senjata dan sampai saat ini tidak jelas keberadaannya," paparnya.
Baca juga : Lukai Adat dan Agama! Pendeta Ungkap OPM Perkosa Gadis-gadis Desa di Beoga Papua
Sebelumnya, Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom dalam siaran persnya menyatakan alasan Lucky Y Matuan bergabung ke TPNPB OPM lantaran dirinya merasa tak tega banyak warga sipil Orang Asli Papua (OAP) yang diperlakukan tak wajar oleh TNI.
(sms)
Lihat Juga :