Menu Buka Puasa Khas Timur Tengah di Kedai Langsep Salatiga, Goda Selera Makan

Jum'at, 16 April 2021 - 14:48 WIB
loading...
Menu Buka Puasa Khas...
Pemilik Kedai Langsep Macanan, Salatiga Jatmiko Musiban Kholil menunjukkan salah satu menu buka puasa khas Timur Tengah. Foto/Ist
A A A
SALATIGA - Warga Kota Salatiga yang kepingin berbuka puasa dengan menu khas Timur Tengah, tak perlu jauh-jauh mencari ke luar daerah atau ke luar negeri. Di Salatiga terdapat warung yang menyediakan beragam masakan khas Timur Tengah.

Masakan masyarakat muslim di Semenanjung Saudi Arabia dapat ditemui di Kedai Langsep Macanan, Salatiga. Di kedai yang berada di Jalan Singaperkasa No 25 Macanan, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga itu, pengunjung dapat menjajal sajian menu makanan untuk berbuka khas yang biasa dinikmati warga asli Semenanjung Saudi Arabia seperti Yaman, Qatar, Oman, Bahrain, dan Uni Emirat Arab seperti nasi kabsah, kebuli, buryani, dan chicken curry.

Beragam menu yang ditawarkan kepada pengunjung mulai makanan sampai minuman dibanderol dari harga Rp3.000 hingga Rp45.000. Selama Ramadan, pembeli dilayani mulai pukul 14.00 sampai 19.00 WIB. Baca juga: Ingin Bukber Virtual Seru, Lakukan 6 Hal Ini

Roti Channai cukup Rp3.000, tersedia toping dengan madu, coklat, dan keju. Untuk makanan besar, bisa memakai beras lokal atau impor dengan toping daging kambing maupun ayam. Sedangkan minuman khas Timur Tengahnya ada teh tarik.

Pemilik Kedai Langsep Macanan Salatiga Jatmiko Musiban Kholil menuturkan, dirinya sengaja menyajikan menu khusus khas Timur Tengah selama bulan suci Ramadan bertujuan mengenalkan ragam kuliner sekaligus menawarkan sensasi berbeda. Selain makanan berat, juga menyediakan snack Roti Channai atau biasa disebut Roti Maryam.

"Makanan khas Timur Tengah ini untuk mengenalkan kepada masyarakat ragam kuliner Arab, bahwa di Salatiga," kata Jatmiko atau akrab disapa Chef Miko ini, Jumat (16/4/2021). Baca juga: Mau Coba Segarnya Es Bongko Hilangkan Dahaga Saat Buka Puasa?

Menurutnya, awal mula memilih menjual makanan dengan menu khas Timur Tengah karena di Salatiga belum banyak yang menjual. Kemudian, latar belakang dirinya pernah menjadi juru masak di beberapa hotel di Dubai dan Arab Saudi selama hampir 12 tahun.

Dia menjelaskan, dalam proses memasak nasi kabsah dinilai cukup cepat hanya membutuhkan waktu sekira 15 menit. Jika pengunjung ingin menikmati makanan berkelompok atau beramai-ramai tersedia nasi kebuli.

Chef Miko menerangkan, memiliki keahlian memasak menu masakan khas Timur Tengah dari belajar langsung dengan chef asal Lebanon, Turki, dan Yordania selama bekerja di luar negeri. "Yang membedakan hanyalah campuran rempah-rempahnya. Jika orang asli negara-negara Arab itu lebih kuat rasa rempahnya, terutama nasi kebuli. Untuk nasi kabsah lebih ringan," ucapnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Mudik Kalimalang...
Jalur Mudik Kalimalang Bekasi Dipadati Kendaraan Jelang Berbuka Puasa
Program Ramadan NLP...
Program Ramadan NLP Institute Indonesia Dapat Sambutan Positif Pimpinan LPKA
Jelang Buka Puasa, Cak...
Jelang Buka Puasa, Cak Udin Bagikan Takjil untuk Pengguna Jalan di Malang
MNC Peduli Dukung PMI...
MNC Peduli Dukung PMI Jakpus Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni 600 Anak Yatim dan Duafa
Program Berbagi Takjil,...
Program Berbagi Takjil, Bank Mandiri Permudah Warga Surabaya Berbuka Puasa
Hari Pertama Ramadan,...
Hari Pertama Ramadan, Bazar Takjil Benhil Jadi Pusat Perburuan Warga Buka Puasa
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Rekomendasi
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Wajib Menang!
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Berita Terkini
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved