Sandi Bongkar Satu Persatu Persoalan di Dinas Damkar Kota Depok, Ini yang Terbaru

Kamis, 15 April 2021 - 22:08 WIB
loading...
Sandi Bongkar Satu Persatu...
Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok. Foto: MNC Portal/Erfan Maruf
A A A
DEPOK - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Sandi Butar Butar, membongkar persoalan baru di instansi tempatnya bekerja.
Selain dugaan korupsi pengadaan sepatu dan insentif dana Covid-19 , Sandi menyebut alat penangkap ular dibuat sendiri dari besi bekas.

Baca juga: Bantah Ada Dugaan Korupsi, Ini Penjelasan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok

"Alat penangkap ular, itu kami bikin sendiri dari besi bekas, karena kita minta ke pejabat hanya bilang ya ya ya," ujar Sandi sata ditemui MNC Portal Indonesia, Kamis (15/4/2021).

Baca juga: Kabid Dinas Damkar Depok Diperiksa Penyidik Tipikor Polres, Ngaku Diperintah Kadis

Dia menjelaskan, sebagai petugas penyelamat yang berhadapan langsung dengan masyarakat, mereka tidak punya pilihan lain selain menerima dan melakukan pertolongan.

Tanpa ada sarana yang memadai, jelas proses penyelamatan tidak mendapatkan hasil yang memuaskan. Akibatnya, ada saja masyarakat yang memberikan komplain kepada anggota di lapangan.

Baca juga: Sandi Butar Butar juga Akan Bongkar Dugaan Korupsi Dana Covid-19 di Dinas Damkar Depok

"Kita dituntut masyarakat. Masyarakat telepon masa sih kita tolak. Sedangkan komplain itu ke anggota di lapangan. Apakah bejabat menerima komplain tersebut? Mereka enngak tahu," katanya.

Diketahui, Sandi Butar Butar beberapa hari ini menjadi sorotan setelah membongkar dugaan korupsi pengadaan sepatu dan insentif dana Covid-19 di instansi tempatnya bekerja.

Baca juga: Bongkar Dugaan Korupsi Damkar Depok, Tjahjo Kumolo: ASN Boleh Laporkan Atasan dan Dilindung

Aksi tersebut dilakukan Sandi dengan membentang poster berisi tulisan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusut dugaan korupsi di tempatnya bekerja. Foto itu kemudian viral di sosial media dan menjadi pemberitaan hangat dari sejumlah media.

Pihak Inspektorat Jenderal Kementreian Dalam Negeri bahkan meresponnya dengan melakukan klarifikasi. Begitupun dengan Kejari Kota Depok yang langsung memanggil enam orang saksi untuk diperiksa. Hingga kini, kasus dugaan korupsi itu masih bergulir.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar: Tanpa Bukti Kuat,...
Pakar: Tanpa Bukti Kuat, Penyebutan 26 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG Bisa Berujung Pidana
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Rekomendasi
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Kapolda Riau Gaungkan...
Kapolda Riau Gaungkan Polisi Penjaga Peradaban di Dies Natalis Ke-80 STIK Polri
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Berita Terkini
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved