Kisah Addie MS dan Batusari Palmerah
Selasa, 13 April 2021 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Saat Bandi masih hidup, Addie menuturkan ayahnya sempat menentang keinginannya menjadi musisi. Namun, dia jalan terus dengan niat untuk menjadi musisi. Bahkan, penolakan itu menjadi semangat baginya untuk lebih memacu diri.
Baca juga: Sungkem ke Habib Luthfi, Addie MS: Dakwahnya Sejuk dan Santun
"Meski awalnya menentangku hidup sebagai seniman. Ternyata itu malah menjadi cambuk untuk membuktikan bahwa aku bisa hidup sebagai musisi. Thanks for the challenge, Pa. Selamat ulang tahun, Papa. Semoga selalu ada lilin yang menerangi Papa di surga. Amiin ya robbal alamiin," ucapnya.
Cuitan Addie MS mendapat respons positif dari warganet yang terharu dengan kisah perjuangan ayahnya. Salah seorang netizen Huans.Ikiaku @Huans2Huans malah fokus pada nama Jalan Batusari di Palmerah.
"Oh gituu. Baiklah. Jadi tahu nama Batusari di daerah Palmerah berawal dari pabrik ubin teraso," katanya.
Baca juga: Sungkem ke Habib Luthfi, Addie MS: Dakwahnya Sejuk dan Santun
"Meski awalnya menentangku hidup sebagai seniman. Ternyata itu malah menjadi cambuk untuk membuktikan bahwa aku bisa hidup sebagai musisi. Thanks for the challenge, Pa. Selamat ulang tahun, Papa. Semoga selalu ada lilin yang menerangi Papa di surga. Amiin ya robbal alamiin," ucapnya.
Cuitan Addie MS mendapat respons positif dari warganet yang terharu dengan kisah perjuangan ayahnya. Salah seorang netizen Huans.Ikiaku @Huans2Huans malah fokus pada nama Jalan Batusari di Palmerah.
"Oh gituu. Baiklah. Jadi tahu nama Batusari di daerah Palmerah berawal dari pabrik ubin teraso," katanya.
(jon)
Lihat Juga :