Modus Nobar Film Horor, Kakek Bejat Ini Cabuli Satu per Satu Anak-anak di Kamarnya
Selasa, 13 April 2021 - 16:31 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
DEPOK - Kasus pencabulan terhadap anak kembali terungkap di Kota Depok. Kali ini korbannya adalah dua anak perempuan di bawah umur.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Kecamatan Sukmajaya. Adapun pelakunya seorang kakek paruh baya, yaitu Mj. Kini pelaku sudah diamankan di Polres Metro Depok.
Pencabulan yang dilakukan Mj terungkap setelah korbannya melapor kepada orang tua pada Jumat 9 April 2021. Usai melakukan aksi bejatnya itu, Mj biasanya memberi korban imbalan Rp2.000. Kasusnya kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Metro Depok.
Baca juga: Dikepung Puluhan Warga, Pemerkosa Anak Tiri di Tangsel Diciduk Polisi
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait, mendatangi rumah korban. Dari keterangan keluarga diketahui bahwa peristiwa itu terjadi sejak lama, namun baru terungkap. “Sudah hampir 2 tahun,” katanya ketika mengunjungi rumah korban, Selasa (13/4/2021).
Dari pemeriksaan medis diketahui, alat vital korban mengalami kerusakan. Modus yang dilakukan pelaku adalah mengumpulkan anak-anak untuk menonton film horor. "Mereka menonton tayangan film-film horor, setelah itu dipanggil ke kamar ganti-gantian,” bebernya.
Saat menonton, pintu rumah tidak ditutup sehingga tidak menimbulkan kecurigaan warga. Hanya saja pelaku membawa satu per satu korban ke dalam kamar. Dia pun menduga korban sudah lebih dari dua orang. Baca juga: Bocah Perempuan di Pademangan Meninggal dengan Alat Kelamin Rusak
Peristiwa itu terjadi di kawasan Kecamatan Sukmajaya. Adapun pelakunya seorang kakek paruh baya, yaitu Mj. Kini pelaku sudah diamankan di Polres Metro Depok.
Pencabulan yang dilakukan Mj terungkap setelah korbannya melapor kepada orang tua pada Jumat 9 April 2021. Usai melakukan aksi bejatnya itu, Mj biasanya memberi korban imbalan Rp2.000. Kasusnya kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Metro Depok.
Baca juga: Dikepung Puluhan Warga, Pemerkosa Anak Tiri di Tangsel Diciduk Polisi
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait, mendatangi rumah korban. Dari keterangan keluarga diketahui bahwa peristiwa itu terjadi sejak lama, namun baru terungkap. “Sudah hampir 2 tahun,” katanya ketika mengunjungi rumah korban, Selasa (13/4/2021).
Dari pemeriksaan medis diketahui, alat vital korban mengalami kerusakan. Modus yang dilakukan pelaku adalah mengumpulkan anak-anak untuk menonton film horor. "Mereka menonton tayangan film-film horor, setelah itu dipanggil ke kamar ganti-gantian,” bebernya.
Saat menonton, pintu rumah tidak ditutup sehingga tidak menimbulkan kecurigaan warga. Hanya saja pelaku membawa satu per satu korban ke dalam kamar. Dia pun menduga korban sudah lebih dari dua orang. Baca juga: Bocah Perempuan di Pademangan Meninggal dengan Alat Kelamin Rusak
Lihat Juga :