Digitalisasi Tingkatkan Kesadaran Generasi Muda pada Isu Kesehatan dan Lingkungan
Jum'at, 09 April 2021 - 14:54 WIB
loading...
Corporate Communication Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin menjelaskan, partisipasi komunitas, terutama anak muda sebagai ‘new generation’ di dunia digital, dapat menjadi agen pembawa perubahan. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Untuk mempersiapkan generasi muda yang adaptif dan tangguh pada era digitalisasi , Danone Indonesia menggelar Next Gen Summit 2021 pada Kamis-Jumat (6-7/4/ 2021). Dalam salah satu workshop, dibahas juga mengenai bagaimana teknologi digital dapat berkontribusi pada sektor kesehatan.
Corporate Communication Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin menjelaskan, partisipasi komunitas, terutama anak muda sebagai ‘new generation’ di dunia digital, dapat menjadi agen pembawa perubahan karena mampu memberikan konten edukasi terutama mengenai kesehatan. New generation ini cenderung memiliki beberapa karakteristik unik.
Mereka biasanya lebih sadar akan kesehatan dan dampak sosial, tumbuh di sekitar teknologi, menghargai pengalaman, dan optimistis mengenai nilai-nilai keberlanjutan. Apalagi pada saat ini, pengguna internet, konsumsi berita online, hingga konsumsi informasi dari media sosial terus meningkat.
“Situasi pandemi membuat lebih banyak masyarakat sadar akan isu kesehatan dan lingkungan. Kondisi ini harus dimanfaatkan untuk membangun lebih banyak solusi terhadap isu yang ada, seperti kondisi salah gizi pada anak,” katanya. (Baca juga; Perkuat UMKM, Wakil Ketua DPRD Makassar Tekankan Pentingnya Digitalisasi )
Dia menambahkan, digitalisasi dalam dunia kesehatan masih perlu mendapatkan banyak perhatian. Platform digital juga dapat digunakan untuk mengedukasi anak muda mengenai pentingnya sektor kesehatan. (Baca juga; JSIT Diharap Mampu Beri Penguatan Karakter kepada Generasi Muda )
Corporate Communication Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin menjelaskan, partisipasi komunitas, terutama anak muda sebagai ‘new generation’ di dunia digital, dapat menjadi agen pembawa perubahan karena mampu memberikan konten edukasi terutama mengenai kesehatan. New generation ini cenderung memiliki beberapa karakteristik unik.
Mereka biasanya lebih sadar akan kesehatan dan dampak sosial, tumbuh di sekitar teknologi, menghargai pengalaman, dan optimistis mengenai nilai-nilai keberlanjutan. Apalagi pada saat ini, pengguna internet, konsumsi berita online, hingga konsumsi informasi dari media sosial terus meningkat.
“Situasi pandemi membuat lebih banyak masyarakat sadar akan isu kesehatan dan lingkungan. Kondisi ini harus dimanfaatkan untuk membangun lebih banyak solusi terhadap isu yang ada, seperti kondisi salah gizi pada anak,” katanya. (Baca juga; Perkuat UMKM, Wakil Ketua DPRD Makassar Tekankan Pentingnya Digitalisasi )
Dia menambahkan, digitalisasi dalam dunia kesehatan masih perlu mendapatkan banyak perhatian. Platform digital juga dapat digunakan untuk mengedukasi anak muda mengenai pentingnya sektor kesehatan. (Baca juga; JSIT Diharap Mampu Beri Penguatan Karakter kepada Generasi Muda )
Lihat Juga :