Kabupaten Bogor Dapat Kuota P3K Terbanyak se-Indonesia, Diminta Serius Melayani Masyarakat
Sabtu, 10 April 2021 - 08:52 WIB
loading...
Bupati Bogor Ade Yasin meminta para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Bogor, bekerja sungguh-sungguh dan inovatif dalam melayani masyarakat. SINDOnews/Haryudi
A
A
A
BOGOR - Bupati Bogor Ade Yasin meminta para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Bogor, bekerja sungguh-sungguh dan inovatif dalam melayani masyarakat. Dengan pelayanan yang baik diharapkan mendukung pembangunan Kabupaten Bogor.
“Kita mendapat kuota paling banyak. Ini patut kita syukuri. Jadi para pegawai P3K harus bekerja sungguh-sungguh, lebih disiplin, dan loyal melayani masyarakat. Sebab, walaupun P3K, statusnya adalah Aparatur Sipil Negara,” kata Ade Yasin saat coffee morning dengan para P3K di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, Jumat (9/4/2021).
Ade Yasin mengungkapkan, dari sekitar 2.000 yang diusulkan sebanyak 1.182 orang lolos seleksi dan diangkat sebagai P3K. Pengangkatan pegawai P3K di Kabupaten Bogor, adalah yang terbanyak di Indonesia, karena pengajuan P3K itu didasarkan pada kemampuan APBD daerah. (Baca juga; Larangan Mudik Lebaran, Bupati Bogor Wajibkan Pendatang Bawa Surat Rapid Antigen )
Bupati menambahkan, upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap para tenaga honorer melalui program P3K merupakan bentuk perhatian dan upaya Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap pegawai honorer. Dalam hal ini guru, tenaga penyuluh, dan tenaga kesehatan di Kabupaten Bogor.
“Mereka sudah mengabdi dan mendedikasikan dirinya untuk pembangunan Kabupaten Bogor, dengan masa bekerja yang cukup lama. Mereka berhak mendapatkan penghasilan yang lebih baik dan kepastian status. Melalui program P3K ini diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan pelayanan juga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” ucap Ade.
“Kita mendapat kuota paling banyak. Ini patut kita syukuri. Jadi para pegawai P3K harus bekerja sungguh-sungguh, lebih disiplin, dan loyal melayani masyarakat. Sebab, walaupun P3K, statusnya adalah Aparatur Sipil Negara,” kata Ade Yasin saat coffee morning dengan para P3K di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, Jumat (9/4/2021).
Ade Yasin mengungkapkan, dari sekitar 2.000 yang diusulkan sebanyak 1.182 orang lolos seleksi dan diangkat sebagai P3K. Pengangkatan pegawai P3K di Kabupaten Bogor, adalah yang terbanyak di Indonesia, karena pengajuan P3K itu didasarkan pada kemampuan APBD daerah. (Baca juga; Larangan Mudik Lebaran, Bupati Bogor Wajibkan Pendatang Bawa Surat Rapid Antigen )
Bupati menambahkan, upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap para tenaga honorer melalui program P3K merupakan bentuk perhatian dan upaya Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap pegawai honorer. Dalam hal ini guru, tenaga penyuluh, dan tenaga kesehatan di Kabupaten Bogor.
“Mereka sudah mengabdi dan mendedikasikan dirinya untuk pembangunan Kabupaten Bogor, dengan masa bekerja yang cukup lama. Mereka berhak mendapatkan penghasilan yang lebih baik dan kepastian status. Melalui program P3K ini diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan pelayanan juga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” ucap Ade.
Lihat Juga :