15 Sekolah di Jakarta Gagal Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Selasa, 06 April 2021 - 14:32 WIB
loading...
15 Sekolah di Jakarta...
Seorang guru tengah menerangkan pelajaran di ruang kelas saat pembelajaran tatap muka digelar pada masa pandemi ini. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dari 100 sekolah di DKI Jakarta yang lolos untuk uji coba Pembelajaran Tatap Muka pada 7 April 2021 hanya tersisa 85 sekolah. Hal demikian disampaikan oleh Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah.

"Untuk 100 sekolah yang dinominasikan setelah mengikuti pelatihan selama 2 minggu ada 14 sekolah yang gagal namun 1 lagi mundur. Sehingga total ada 15 sekolah jadi total dari 100 ada 85 yang diteruskan untuk pembelajaran tatap muka," kata Taga kepada wartawan, Selasa (6/4/2021).

Taga menjelaskan, soal berbagai faktor penyebab kegagalan pihak sekolah dalam mengikuti seleksi. Baca juga:7 April, 100 Sekolah di Jakarta Bakal Gelar Pembelajaran Tatap Muka

"Gagalnya itu banyak faktornya ya, satu tidak utuhnya peserta latihan mengikuti kegiatan tersebut, misalnya gini minimal 3 orang 1 kepsek 2 guru dan tiga-tiganya harus lulus. Kalau dua yang lulus atau satu lulus itu gagal," tambahnya.

Yang kedua, lanjut Taga, selain mengikuti selama dua minggu juga mengerjakan modul-modul yang disediakan full daring.

"Modul-modul itu dikerjakan secara utuh tepat waktu kalau tidak dilakukan maka tidak lulus sekolah piloting," tegasnya. Baca juga:71 Sekolah SD dan SMP di Kota Bekasi Ajukan Proposal Gelar Sekolah Tatap Muka

Adapun sekolah yang mengundurkan diri karena menurutnya tak ada persiapan matang dalam mengikuti seleksi atau ada hal lainnya.

"Karena tidak ada persiapan, Distik tidak memaksakan karena lebih mengedepankan masalah kesehatan, keselamatan anak didik lebih utama," jelas Taga.

Pihaknya juga enggan menggantikan 15 sekolah yang gagal. Taga menuturkan, dengan jumlah yang ada diharapkan Pembelajaran Tatap Muka lebih maksimal.

"Tidak, sementara kita fokus yang 85 agar 85 sekolah yang lolos dipantau secara optimal oleh Disdik, pengawas sehingga apa apa yang diinginkan pemerintah tercapai dengan baik," tutupnya.

(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Keluarga Mulai Siapkan Kebutuhan Belajar Anak
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Rekomendasi
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved