Revitalisasi Terminal Baranangsiang Baru Dimulai Tahun 2022

Senin, 05 April 2021 - 18:21 WIB
loading...
Revitalisasi Terminal...
Revitalisasi Terminal Baranangsiang Bogor ditargetkan dimulai pada tahun 2022. Foto: Dok SINDOnews
A A A
BOGOR - Revitalisasi Terminal Baranangsiang Bogor ditargetkan dimulai pada tahun 2022. Saat ini, pengembang menunggu pembaharuan izin mendirikan bangunan (IMB) lantaran rencananya berubah menjadi bagian kawasan TOD yang terintegrasi dengan kawasan komersial.

Direktur PT Pancakarya Grahatama Indonesia (PGI) Sumarsono Hadi mengatakan, pengembangan Terminal Baranangsiang memang sempat tertunda selama sembilan tahun.
Baca juga: Terminal Baranangsiang Bogor Jadi Kawasan TOD, BPTJ Segera Revisi IMB

Dalam surat keputusan yang lama, PGI mendapatkan jatah selama 30 tahun sebagai hak untuk mengelola terminal. Namun, karena pengembangan Terminal Baranangsiang tak kunjung terealisasi sehingga pihaknya berupaya menggeser waktu pengelolaan terminal yang mulanya dihitung pada 2012 kini bergeser menjadi 2021.

“Apakah bisa yang 30 tahun digeser dari awalnya 2012 startingnya (mulainya) menjadi 2021. Itu yang jadi perdebatan hukum,” katanya, Senin (5/4/2021).

Saat ini permasalahan tersebut sudah mendapatkan titik terang. Berdasarkan hasil Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan Agung (Kejagung), PGI mendapatkan jatah untuk mengelola Terminal Baranangsiang selama 30 tahun secara utuh. Untuk memulai pembangunan, pihak kontraktor masih menunggu pembaharuan IMB.
Baca juga: Melihat Bocah Telanjang Berenang di Saluran Air Mall Grand Indonesia

Menurut Sumarsono, pembangunan terminal secara utuh membutuhkan waktu selama empat tahun sehingga pihaknya menargetkan dengan penyesuaian izin mendirikan bangunan (IMB) rampung, maka pembangunan dapat dilakukan pada tahun mendatang.

Ke depan bagaimana mempercepat realisasi pengembangan Terminal Baranangsiang menjadi kawasan TOD. Selain menunggu pembaharuan IMB, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pada 2012 dengan kondisi dan fungsi saat ini berbeda, salah satunya keberadaan ojek online.

Pemkot Bogor berencana meletakkan ujung Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) dan trem di kawasan Baranangsiang. Tidak jauh dari Baranangsiang juga terdapat Tol Jagorawi sehingga bisa dipastikan pusat transportasi bakal bertumpu di kawasan tersebut.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Kurban dan Pembangunan
Kurban dan Pembangunan
Kejar Tahun Ajaran Baru,...
Kejar Tahun Ajaran Baru, Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Fungsional Juli 2026
Rekomendasi
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved