7 April, 100 Sekolah di Jakarta Bakal Gelar Pembelajaran Tatap Muka
Jum'at, 02 April 2021 - 06:39 WIB
loading...
Belajar tatap muka. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi E DPRD DKI , Oman Rohman Rakinda mengatakan, Rabu 7 April 2021, sebanyak 100 sekolah di Ibu Kota akan melakukan pembelajaran tatap muka . Hal demikian disampaikan Oman usai rapat bersama Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta di Gedung DPRD, Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, kemarin.
"Jadi filoptri untuk membuka kelas terbuka secara pilot project itu nanti ada 100 sekolah, dimulai sekolahnya 7 April," ujar Oman. Baca juga:Bersiap Belajar Tatap Muka, Baru 60% Guru di Tangsel Disuntik Vaksin Corona
Oman menambahkan, sebanyak 100 sekolah yang dipilih itu sudah melalui seleksi berdasarkan 18 kriteria untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka di tengah pandemic Covid-19. Setiap sekolah yang diizinkan dibuka kapasitasnya dibatasi 50 persen.
"Menyiapkan sekolahnya itu dari bulan Februari, 100 sekolah," tambahnya. Baca juga:Disdik Kota Bekasi Izinkan 110 Sekolah Gelar Belajar Tatap Muka
Meskipun begitu, pihaknya merasa jumlah 100 sekolah terlalu sedikit. Ia pun meminta agar Dinas Pendidikan segera melakukan seleksi untuk menambah jumlah sekolah yang diizinkan buka.
"Assesment untuk membuka 100 sekolah berikutnya menjadi 200 jangan nunggu di akhir bulan April, lakukan dari sekarang," pungkasnya.
Sementara itu, Kadisdik DKI Jakarta enggan diwawancara terkait rencana tersebut. Baca juga: 60 Persen Orang Tua Siswa SMPN 2 Bekasi Setuju Belajar Tatap Muka Digelar
"Jadi filoptri untuk membuka kelas terbuka secara pilot project itu nanti ada 100 sekolah, dimulai sekolahnya 7 April," ujar Oman. Baca juga:Bersiap Belajar Tatap Muka, Baru 60% Guru di Tangsel Disuntik Vaksin Corona
Oman menambahkan, sebanyak 100 sekolah yang dipilih itu sudah melalui seleksi berdasarkan 18 kriteria untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka di tengah pandemic Covid-19. Setiap sekolah yang diizinkan dibuka kapasitasnya dibatasi 50 persen.
"Menyiapkan sekolahnya itu dari bulan Februari, 100 sekolah," tambahnya. Baca juga:Disdik Kota Bekasi Izinkan 110 Sekolah Gelar Belajar Tatap Muka
Meskipun begitu, pihaknya merasa jumlah 100 sekolah terlalu sedikit. Ia pun meminta agar Dinas Pendidikan segera melakukan seleksi untuk menambah jumlah sekolah yang diizinkan buka.
"Assesment untuk membuka 100 sekolah berikutnya menjadi 200 jangan nunggu di akhir bulan April, lakukan dari sekarang," pungkasnya.
Sementara itu, Kadisdik DKI Jakarta enggan diwawancara terkait rencana tersebut. Baca juga: 60 Persen Orang Tua Siswa SMPN 2 Bekasi Setuju Belajar Tatap Muka Digelar
(mhd)
Lihat Juga :