Jatah Makan Telat, Pengungsi Kebakaran Kilang Minyak Balongan Marah Ngadu ke Lucky Hakim
Selasa, 30 Maret 2021 - 16:27 WIB
loading...
Sejumlah pengungsi di Lapangan Futsal Bumi Patra Pertamina Balongan, Indramayu, Jawa Barat marah dan kecewa. Pasalnya jatah makan hingga siang hari pada hari Selasa (30/3/2021) tidak kunjung datang. Foto iNews TV/Zeni
A
A
A
INDRAMAYU - Sejumlah pengungsi kebakaran Kilang Minyak Balongan di Lapangan Futsal Bumi Patra Pertamina Balongan, Indramayu , Jawa Barat marah dan kecewa. Pasalnya jatah makan hingga siang hari pada hari Selasa (30/3/2021) tidak kunjung datang.
![Jatah Makan Telat, Pengungsi Kebakaran Kilang Minyak Balongan Marah Ngadu ke Lucky Hakim]()
Pelampiasan warga disampaikan kepada Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim saat mengunjungi lokasi pengungsian di area Futsal Bumi Patra Pertamina Balongan.
Warga yang didominasi kaum hawa pun mengancam akan kembali ke gedung pendopo untuk mengungsi karena lebih terjamin.
Baca juga: Diguyur Hujan Lebat, Kobaran Api di Kilang Minyak Pertamina Balongan Masih Menyala Hebat
Ibu Minah salah satu pengungsi mengaku dia dan warga lainnya belum makan termasuk anak-anak dan dia akan kembali ke Gedung Pendopo untuk mengungsi karena lebih terjamin.
“Sampai kapan kami menahan lapar termasuk anak anak dan kami akan kembali mengungsi ke pendopo yang lebih terjamin,” timpalnya.
Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim mengaku menerima kekecewaan warga karena keterlambatan jatah makan. Dirinya juga akan menerima warga mengungsi ke pendopo kalau tidak ada jaminan dari Pertamina.
Baca juga: Kilang Minyak Balongan Terbakar Hebat, Puluhan Korban Luka Bakar Dikirim ke RS di Indramayu
“Karena dapur umum kebanjiran sehingga jatah makan telat dan saya siap menerima kehadiran warga untuk kembali mengungsi ke pendopo,” kata Lucky Hakim.
Warga di enam desa penyangga Pertamina Balongan berharap agar Pertamina memperhatikan kondisi warga di pengungsian.

Pelampiasan warga disampaikan kepada Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim saat mengunjungi lokasi pengungsian di area Futsal Bumi Patra Pertamina Balongan.
Warga yang didominasi kaum hawa pun mengancam akan kembali ke gedung pendopo untuk mengungsi karena lebih terjamin.
Baca juga: Diguyur Hujan Lebat, Kobaran Api di Kilang Minyak Pertamina Balongan Masih Menyala Hebat
Ibu Minah salah satu pengungsi mengaku dia dan warga lainnya belum makan termasuk anak-anak dan dia akan kembali ke Gedung Pendopo untuk mengungsi karena lebih terjamin.
“Sampai kapan kami menahan lapar termasuk anak anak dan kami akan kembali mengungsi ke pendopo yang lebih terjamin,” timpalnya.
Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim mengaku menerima kekecewaan warga karena keterlambatan jatah makan. Dirinya juga akan menerima warga mengungsi ke pendopo kalau tidak ada jaminan dari Pertamina.
Baca juga: Kilang Minyak Balongan Terbakar Hebat, Puluhan Korban Luka Bakar Dikirim ke RS di Indramayu
“Karena dapur umum kebanjiran sehingga jatah makan telat dan saya siap menerima kehadiran warga untuk kembali mengungsi ke pendopo,” kata Lucky Hakim.
Warga di enam desa penyangga Pertamina Balongan berharap agar Pertamina memperhatikan kondisi warga di pengungsian.
(sms)
Lihat Juga :