Produksi Sampah Rumah Tangga Masih Tinggi, Perlu Edukasi Memilah dan Mengolah
Selasa, 30 Maret 2021 - 07:12 WIB
loading...
Le Minerale saat menggelar edukasi sampah di bantaran Sungai Citarum. Foto/Ist.
A
A
A
BANDUNG - Produksi sampah rumah tangga dinilai masih cukup tinggi, kendati sejumlah upaya terus dilakukan untuk mengedukasi masyarakat. Bahkan, sebagian warga masih ada yang membuang sampah ke sungai.
Baca juga: Jadwal Melatih Mulai Padat, Naila Novaranti Mundur dari Relawan Peduli Sampah
Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2018, rumah tangga menjadi penyumbang sampah terbesar sebanyak 62 persen. Sisanya adalah sampah gabungan dari berbagai sektor baik industri dan fasilitas publik seperti pasar.
Salah satu penyebab rumah tangga menjadi penyumbang terbesar adalah minimnya pemilahan dan pengolahan sampah . Padahal, jika dimanfaatkan dengan baik, sampah bisa menjadi salah satu potensi ekonomi bagi masyarakat.
Baca juga: Jadwal Melatih Mulai Padat, Naila Novaranti Mundur dari Relawan Peduli Sampah
Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2018, rumah tangga menjadi penyumbang sampah terbesar sebanyak 62 persen. Sisanya adalah sampah gabungan dari berbagai sektor baik industri dan fasilitas publik seperti pasar.
Salah satu penyebab rumah tangga menjadi penyumbang terbesar adalah minimnya pemilahan dan pengolahan sampah . Padahal, jika dimanfaatkan dengan baik, sampah bisa menjadi salah satu potensi ekonomi bagi masyarakat.
Lihat Juga :