Warga Maluku Tengah Berbondong-bondong Berburu Emas, Pol PP Diinstruksikan Jaga Lokasi

Selasa, 23 Maret 2021 - 14:09 WIB
loading...
Warga Maluku Tengah...
Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah langsung menyikapi soal hebohnya perburuan emas di pesisir Pantai Pohon Batu, Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai dengan menginstruksikan Satpol PP menjaga lokasi. Foto iNews TV/Nurdin A
A A A
MALUKU TENGAH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah langsung menyikapi soal hebohnya perburuan emas di pesisir Pantai Pohon Batu, Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai. Dimana ratusan warga mulai menyerbu pesisir Pantai Pohon Batu untuk berburu emas .

Wakil Bupati Maluku Tengah, Marlatu Leleury, langsung intruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) dan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup turun ke lokasi.

"Sekda Rakib Sahubawa dan Plt Kadis Lingkungan Hidup Roy Siauta sudah saya perintahkan ke lokasi untuk mengecek kadar emas itu,” katanya saat dihubungi, Selasa siang (23/3/2021).

Leleury sendiri mengatakan, kemarin dirinya sempat melewati kawasan itu dan melihat ada keramaian di sana. Meski demikian, dia mengaku, baru mengetahui terkait adanya butiran emas di lokasi tersebut.

“Pas lewat lokasi itu memang ada banyak orang, termasuk anak-anak sekolah. Saya kira ada heboh terkait hal lain,” katanya.

Baca: Penampakan Warga Maluku Tengah Beramai-ramai Berburu Emas di Pantai Pohon Batu

Berdasarkan informasi yang diterima, lanjut Wabub, butiran emas itu terbawa oleh aliran sungai ke pesisir pantai. “Ceritanya dibawa sama aliran sungai. Dan lokasinya ada di dekat Pohon Batu,” katanya.

Terkait itu, Pemerintah Kabupaten sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan Babinsa setempat untuk segera diamankan, agar orang tidak sembarangan menggunakan alat berat.

“Kita sudah koordinasi dengan Pemerintah Desa dan Babinsa untuk diamankan. Siang ini juga kita akan turunkan Polisi Pamong Praja, karena dikhawatirkan orang menggunakan alat berat di areal sekitar,” ujarnya.

Menyoal koordinasi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku, Leleury mengaku, telah diserahkan ke Sekda untuk menindaklanjutinya.

“Untuk koordinasi dengan Dinas ESDM, kita serahkan ke Sekda, termasuk dia yang nantinya melakukan penelitian ke lokasi ditemukan butiran emas,” katanya.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku, Fauzan Chatib saat dikonfirmasi MNC Media juga mengaku, baru mengetahui kabar
penemuan emas tersebut melalui sosial media.

Baca juga: Maluku Tengah Gempar, Material Emas Berserakan di Pesisir Pantai Pohon Batu


“Penemuan emas ini informasinya baru beta (saya) lihat di medsos. Belum ada laporan resmi dari Pemda Kabupaten Maluku Tengah, terkait kebenaran berita ini,” katanya.

Menurutnya, sesuai UU Nomor 3/2020, kewenangan Pemerintah Provinsi di bidang Mineral dan Batubara sudah menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.

“Jadi bila ada laporan resmi dari Pemda Kabupaten Maluku Tengah terkait hal ini, katong (kita) akan laporkan ke Kementerian ESDM untuk diambil langkah-langkah selanjutnya,” kata Chatib.

Dia juga mengatakan, pihaknya sudah mengirim video temuan emas tersebut kepada Kepala Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Ditjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM.

“Video itu dikirim sebagai informasi awal, sambil menunggu laporan resmi kebenaran berita tersebut dari Pemda Kabupaten Maluku Tengah,” pungkasnya.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Permudah Akses, BM Emas...
Permudah Akses, BM Emas Perkuat Layanan Jual Beli Perhiasan Online di Madura
Ingin Nelayan Sejahtera,...
Ingin Nelayan Sejahtera, Prabowo: Bukan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita
Menteri UMKM dan PNM...
Menteri UMKM dan PNM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pulau Rinca
Abrasi Dobo Ancam Hunian...
Abrasi Dobo Ancam Hunian dan Ekonomi Warga, Aleg Perindo Welhelm Kurnala Desak Perbaikan Talud
Waspadai Banjir Rob...
Waspadai Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Pesisir pada 28 Maret-16 April 2026
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Rekomendasi
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Berita Terkini
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved