Fatayat NU DKI Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Guru Ngaji dan Duafa

Selasa, 19 Mei 2020 - 17:36 WIB
loading...
Fatayat NU DKI Bagikan...
Fatayat NU mendisitribusikan bantuan sembako kepada para guru ngaji dan warga terdampak PSBB di DKI Jakarta. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah pusat atas permintaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengakibatkan berbagai kegiatan warga Ibu Kota terhenti. Menyusul kebijakan tersebut, serentak di beberapa kelurahan di Jakarta bersiaga, bahkan memperketat akses jalan masuk ke wilayah pemukiman.

Aktivitas perkantoran dipindahkan ke rumah, proses belajar mengajar menggunakan sistem online, dan rapat-rapat juga berlangsung online. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sebab, sejak ditemukan pertama kalinya pada 2 Maret 2020 lalu, DKI Jakarta dinyatakan sebagai episentrum pandemi Covid-19.

Namun, pemberlakuan PSBB ternyata sangat berdampak pada masalah ekonomi warga, terutama sektor kerja nonformal seperti guru ngaji dan pekerja harian lepas. Melihat kondisi ini, Pimpinan Wilayah Fatayat NU DKI Jakarta bergerak menggandeng para donatur serta gotong-royong anggota untuk melakukan pendataan dan Gerakan Tanggap Covid-19. Caranya dengan melakukan bakti sosial pembagian sembako dan uang ketupat untuk para guru ngaji dan kaum duafa dalam Pekan Baksos Ramadhan dan Sosialisasi Tanggap Covid 19.

Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU DKI Jakarta Hj Rahayu Sri Rahmawati mengatakan, dari hasil bantuan para donatur, termasuk dari keluarga mantan wakil presiden Jusuf Kalla (JK), LazisNU, DPP PKB, PWNU DKI Jakarta dan sumbangan jamaah selama sepekan sejak 10-17 Mei, para pengurus Fatayat NU hingga struktur Pimpinan Cabang telah melakukan pendistribusian sembako kepada para guru ngaji dan duafa.

Rahayu mengatakan, sebaran sembako yang berhasil disitribusikan kepada para guru ngaji dan warga mencapai lebih dari 1.000 paket sembako. "Harapannya semoga pandemi segera berlalu dengan tetap berkomitmen menerapkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) bagi setiap orang dan segera dapat beraktivitas kembali secara normal," tutur Rahayu yang diamini para ketua cabang se-DKI Jakarta.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Warga Terdampak...
Bantu Warga Terdampak Pandemi, Sahabat Ganjar Bagi-bagi Sembako di Jakarta
Dapat Beras, Warga Petojo...
Dapat Beras, Warga Petojo Utara: Terima Kasih MNC Peduli, Sukses Selalu
Bersama Grab dan Benih...
Bersama Grab dan Benih Baik, Kadin DKI Salurkan Beras bagi Masyarakat Terdampak Pandemi
Rekomendasi
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved