KPAI: 42% Anak Gunakan Medsos Rentan Bujuk dan Rayu Prostitusi Online

Jum'at, 19 Maret 2021 - 17:49 WIB
loading...
KPAI: 42% Anak Gunakan...
Ketua KPAI Susanto saat mengikuti konferensi pers kasus prostitusi online di Hotel Alona Kreo Kota Tangerang milik artis CA/CCA, Jumat (19/3/2021). Foto: MPI/Carlos Roy Fajarta
A A A
JAKARTA - Sebanyak 42 persen anak di Indonesia yang menggunakan media sosial (medsos) rentan bujukan dan rayuan prostitusi online . Hal demikian disampaikan oleh Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto.

"Ini angka yang tinggi dan mereka (anak-anak di bawah umur) rentan terpapar pornografi, kekerasan, sadisme, bujukan dan rayuan prostitusi anak. Ini penting menjadi perhatian," kata Susanto dalam kegiatan press rilis kasus pengungkapan kasus eksploitasi terhadap anak di Gedung Ditreskrimum Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (19/3/2021).

Dia menyebutkan, penyedia platform media sosial juga diminta untuk aktif melakukan pencegahan kegiatan ataupun aktivitas yang mengarah kepada prostitusi anak di bawah umur. Baca juga: Polisi Sebut Prostitusi Online di Hotel Alona Menggunakan MiChat dan Twitter

"Tanggung jawab media sosial platform harus benar-benar ditunjukkan proteksi kasus kejahatan pada anak bisa dideteksi. Sebelumnya kita juga pernah mengundang Facebook, Twitter. Platform MiChat harus bisa memproteksi anak-anak di bawah umur, sehingga trafficking bisa dicegah," kata Susanto.

Peran dari pemerintah daerah dan orang tua juga menjadi hal yang mutlak untuk mencegah prostitusi online pada anak. Baca juga:Tarif Prostitusi Online di Hotel Alona Rp400 Ribu hingga Rp1 Juta
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Rekomendasi
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
Berita Terkini
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved