Kadis Pertanian Luwu Akui Pernah Ditawarkan Uang Diduga Hasil Pungli

Kamis, 18 Maret 2021 - 15:43 WIB
loading...
Kadis Pertanian Luwu...
Dinas Pertanian Kabupaten Luwu mengaku pernah ditawarkan uang diduga hasil pungli. Foto: Istimewa
A A A
LUWU - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Albaruddin Andi Picunang, mengakui pernah ditawarkan sejumlah dana (uang) yang diduga hasil pungutan liat (pungli) ke petani.

Ia mengatakan dirinya tidak menerima uang tersebut karena sadar jika itu adalah upaya menjebak dirinya.

"Iya saya juga pernah sampaikan ke kasi Intel ini. Termasuk percobaan pemberian dana ke saya dan saya tolak," ujarnya.

Baca Juga: Dewan Jadwalkan RDP Bahas Dugaan Pungli Bantuan Bibit di Luwu

Diberitakan KORAN SINDO, sebelumnya, beredar informasi adanya pungutan ke petani terkait bantuan bibit dari Kementerian Pertanian beberapa waktu lalu.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu , Albaruddin Andi Picunang, tidak menampik hal ini bahkan disebutkan itu ulah oknum pendamping di desa.

Berita dugaan pungli kepada petani di Luwu, sempat menjadi pembicaraan hangat. Sejumlah pihak berharap informasi ini terkuak kebenarannya.

Ade Irzan Risaldi selaku Kabid Advokasi dan Investigasi, berharap Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu mengusut kasus ini karena, berdasarkan pengakuan Kadis Pertanian, telah melakukan konsultasi dengan Kasi Intel Kejari Luwu.

"Kami mendukung Kejari Luwu untuk mengusut tuntas dugaan kasus pungli ini. Proses hukum semua yang terlibat," katanya.

Baca Juga: Oknum Pendamping di Luwu Diduga Lakukan Pungli Bantuan Bibit

Kajari Luwu, Erny Veronika Maramba, Kamis, (18/3) kemarin menegaskan Kejari Luwu akan tetap menindak lanjuti setiap laporan yang masuk.

"Intinya kalau ada laporan yang masuk ke Kejaksaan pasti ditindak lanjuti," tegasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
Kanal Aduan Jadi Kunci...
Kanal Aduan Jadi Kunci Pengungkapan Kasus Dugaan Pungli di Lapas Blitar
Pungli Mobil Derek di...
Pungli Mobil Derek di Tol Semarang-Solo, Jasa Marga Telusuri Oknum Pelaku
Viral Aksi Pungli di...
Viral Aksi Pungli di Kota Tua, Pramono: Nggak Ada Kompromi Saya Akan Bebas Tugaskan
Polda Riau Selidiki...
Polda Riau Selidiki Dugaan Pungli Camat dan Kades di Rohul
Oknum Polisi Pungli...
Oknum Polisi Pungli Pengendara Motor di Medan Dihukum di Tempat Khusus
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Rekomendasi
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Luís Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Berita Terkini
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved