Di Hadapan C40 Cities-WHO, Anies Paparkan Strategi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Jakarta
Kamis, 18 Maret 2021 - 13:43 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memaparkan strategi vaksinasi Covid-19 dalam C40 Webinar bersama World Health Organization (WHO), Rabu 17 Maret 2021. Foto: @aniesbaswedan
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memaparkan strategi vaksinasi Covid-19 dalam C40 Webinar bersama World Health Organization (WHO), Rabu 17 Maret 2021. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memenuhi target vaksinasi warga Jakarta dan Luar Jakarta.
Baca juga: Kemenkes Sebut Lebih 4,7 Juta Orang Telah Divaksinasi COVID-19 di Tanah Air
Anies memaparkan, Pemprov DKI Jakarta bersama dengan Kementerian Kesehatan memiliki target vaksinasi sebanyak 8,8 juta orang yang berdomisili di Jakarta, ditambah 1,2 juta tenaga kerja dari luar Jakarta. "Target vaksinasi untuk kelompok prioritas adalah 3 juta orang dan diharapkan selesai pada Juni 2021 serta masyarakat lainnya akan divaksinasi mulai Juli 2021," ujar Anies dalam postingan akun Instagram pribadinya @aniesbaswedan, Kamis (18/3/2021).
Menurut Anies, Pemprov DKI Jakarta bertanggung jawab untuk melatih para pemberi vaksin, memelihara pasokan rantai dingin (cold chain), mendorong masyarakat untuk divaksinasi, dan memastikan mobilisasi kelompok rentan ke pusat vaksin.
Bersama Kementerian Kesehatan dan swasta, Pemprov DKI Jakarta menginisiasi strategi program penyebaran vaksinasi dengan bekerja sama dengan berbagai pihak. DKI memanfaatkan semua rumah sakit, puskesmas, sekolah, kantor pemerintahan, gedung pertemuan, dan balai olah raga untuk vaksinasi.
Baca juga: Kemenkes Sebut Lebih 4,7 Juta Orang Telah Divaksinasi COVID-19 di Tanah Air
Anies memaparkan, Pemprov DKI Jakarta bersama dengan Kementerian Kesehatan memiliki target vaksinasi sebanyak 8,8 juta orang yang berdomisili di Jakarta, ditambah 1,2 juta tenaga kerja dari luar Jakarta. "Target vaksinasi untuk kelompok prioritas adalah 3 juta orang dan diharapkan selesai pada Juni 2021 serta masyarakat lainnya akan divaksinasi mulai Juli 2021," ujar Anies dalam postingan akun Instagram pribadinya @aniesbaswedan, Kamis (18/3/2021).
Menurut Anies, Pemprov DKI Jakarta bertanggung jawab untuk melatih para pemberi vaksin, memelihara pasokan rantai dingin (cold chain), mendorong masyarakat untuk divaksinasi, dan memastikan mobilisasi kelompok rentan ke pusat vaksin.
Bersama Kementerian Kesehatan dan swasta, Pemprov DKI Jakarta menginisiasi strategi program penyebaran vaksinasi dengan bekerja sama dengan berbagai pihak. DKI memanfaatkan semua rumah sakit, puskesmas, sekolah, kantor pemerintahan, gedung pertemuan, dan balai olah raga untuk vaksinasi.
Lihat Juga :