363 Knalpot Bising di Kota Bogor Dipotong-Potong Polisi
Selasa, 16 Maret 2021 - 23:01 WIB
loading...
Kepolisian memusnahkan sebanyak 363 knalpot bising hasil penindakan dari pengendara motor di Kota Bogor dalam 8 hari terakhir. Foto-Foto/Okezone/Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
BOGOR - Kepolisian memusnahkan sebanyak 363 knalpot bising hasil penindakan dari pengendara motor di Kota Bogor dalam 8 hari terakhir. Knapot bising berbagai ukuran itu dimusnahkan dengan cara dipotong.
Kapolresta Bogor Kota , Kombes Pol Susatyo mengatakan, pemakaian knalpot bising tidak hanya menimbulkan dampak negatif dari aspek lalu lintas tetapi juga berpotensi terjadi gangguan keamanan.
"Memahami bahwa knalpot bising ini dimensinya tidak hanya masalah lalu lintas, tetapi juga tidak sedikit awal dari penyebab berbagai gangguan kamtibnas lainnya, seperti tawuran dan sebagainya," kata Susatyo, kepada wartawan, Selasa (16/3/2021).
Menurut dia, knalot bising bisa memacu pemakainya ugal-ugalan di jalan. Tindakan itu bisa mengakibatkan emosi orang lain terpancing dan berpotensi terjadi kecelakaan.
"Knalpot bising itu memancing pengendara itu untuk menggas kencang otomatis kendaraan pun akan semakin kencang dan berbahanya tidak hanya pengendara tapi juga semua orang di jalan," jelasnya. (Baca juga; Razia Knalpot Bising, Polrestro Depok Tilang Pengendara Motor )
Kemudian, efek negatif lainnya dari knalpor bising dapat memacu agresivitas antar pengendara maupun dengan kelompok motor. Akhirnya bisa berbuntut pada gangguan keamanan di Kota Bogor.
"Efek bising ya ini dianggap sebagai memacu agresivitas. Kadang-kadang antar kelompok ini menjadi bersaing menimbulkan kebencian," tegas Susatyo. (Baca juga; Knalpot Bising Jadi Salah Satu Penyebab Tawuran di Bogor )
Kapolresta Bogor Kota , Kombes Pol Susatyo mengatakan, pemakaian knalpot bising tidak hanya menimbulkan dampak negatif dari aspek lalu lintas tetapi juga berpotensi terjadi gangguan keamanan.
"Memahami bahwa knalpot bising ini dimensinya tidak hanya masalah lalu lintas, tetapi juga tidak sedikit awal dari penyebab berbagai gangguan kamtibnas lainnya, seperti tawuran dan sebagainya," kata Susatyo, kepada wartawan, Selasa (16/3/2021).
Menurut dia, knalot bising bisa memacu pemakainya ugal-ugalan di jalan. Tindakan itu bisa mengakibatkan emosi orang lain terpancing dan berpotensi terjadi kecelakaan.
"Knalpot bising itu memancing pengendara itu untuk menggas kencang otomatis kendaraan pun akan semakin kencang dan berbahanya tidak hanya pengendara tapi juga semua orang di jalan," jelasnya. (Baca juga; Razia Knalpot Bising, Polrestro Depok Tilang Pengendara Motor )
Kemudian, efek negatif lainnya dari knalpor bising dapat memacu agresivitas antar pengendara maupun dengan kelompok motor. Akhirnya bisa berbuntut pada gangguan keamanan di Kota Bogor.
"Efek bising ya ini dianggap sebagai memacu agresivitas. Kadang-kadang antar kelompok ini menjadi bersaing menimbulkan kebencian," tegas Susatyo. (Baca juga; Knalpot Bising Jadi Salah Satu Penyebab Tawuran di Bogor )
Lihat Juga :