Tangis Pecah, Aiptu Anak Agung Gede Putra Meninggal saat Amankan Kunjungan Jokowi di Bali
Selasa, 16 Maret 2021 - 21:39 WIB
loading...
Aiptu Anak Agung Gede Putra (54), meninggal saat bertugas mengamankan kunjungan Presiden Joko Widodo di Bali, Selasa (16/3/2021). Foto/ist.
A
A
A
DENPASAR - Seorang anggota polisi dari Polres Gianyar, Aiptu Anak Agung Gede Putra (54), meninggal saat bertugas mengamankan kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bali, Selasa (16/3/2021).
Baca juga: Tewas Bunuh Diri, Aiptu Teguh Dimakamkan di TPU Tirta Jaya
Korban diduga terkena serangan jantung . "Diduga karena serangan jantung," kata Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana ketika dihubungi.
Peristiwa bermula ketika korban bersama unsur pengamanan lainnya melakukan penjagaan di pos polisi Catus Pata, Ubud, yang hanya berjarak puluhan meter dari lokasi kunjungan Presiden Jokowi di Puri Ubud.
Baca juga: Tuban Gempar, Pemuda Terekam Cium Alat Kelamin Wanita di Kafe Saat Siang Bolong
Ketika peristiwa terjadi, Presiden Jokowi dan beberapa pejabat negara serta pejabat daerah sedang berada di dalam Puri Ubud untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19.
Tiba-tiba, sejumlah petugas berlarian ke pos polisi setelah mendengar kabar korban jatuh pingsan . Petugas medis yang tiba dalam waktu cepat segera memeriksa dan mengevakuasi korban.
Namun setelah tiba di rumah sakit, korban dinyatakan sudah meninggal . "Korban punya riwayat penyakit jantung," ujar Adnyana. Baca juga: Dukung Aksi Kudeta Moeldoko, 7 Kader Demokrat Kalbar Dipecat di Depan Apel Siaga
Baca juga: Tewas Bunuh Diri, Aiptu Teguh Dimakamkan di TPU Tirta Jaya
Korban diduga terkena serangan jantung . "Diduga karena serangan jantung," kata Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana ketika dihubungi.
Peristiwa bermula ketika korban bersama unsur pengamanan lainnya melakukan penjagaan di pos polisi Catus Pata, Ubud, yang hanya berjarak puluhan meter dari lokasi kunjungan Presiden Jokowi di Puri Ubud.
Baca juga: Tuban Gempar, Pemuda Terekam Cium Alat Kelamin Wanita di Kafe Saat Siang Bolong
Ketika peristiwa terjadi, Presiden Jokowi dan beberapa pejabat negara serta pejabat daerah sedang berada di dalam Puri Ubud untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19.
Tiba-tiba, sejumlah petugas berlarian ke pos polisi setelah mendengar kabar korban jatuh pingsan . Petugas medis yang tiba dalam waktu cepat segera memeriksa dan mengevakuasi korban.
Namun setelah tiba di rumah sakit, korban dinyatakan sudah meninggal . "Korban punya riwayat penyakit jantung," ujar Adnyana. Baca juga: Dukung Aksi Kudeta Moeldoko, 7 Kader Demokrat Kalbar Dipecat di Depan Apel Siaga
(eyt)
Lihat Juga :