DPRD DKI Cecar PT Sarana Jaya Soal Pengadaan Lahan Rumah DP Nol Rupiah

Senin, 15 Maret 2021 - 16:12 WIB
loading...
DPRD DKI Cecar PT Sarana...
Rumah DP Nol Rupiah. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi B DPRD DKI Jakarta memanggil PT Pembangunan Sarana Jaya untuk mengklarifikasi dugaan korupsi yang dilakukan mantan Direktur Utama PT Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan.

Rapat yang digelar tertutup itu mencecar bagaimana proses pengadaan tanah untuk program rumah DP 0 Rupiah . "Semua akan kami bahas. Kan dari kejadian yang kemarin kita akan tanya peruntukkan tanahnya apa. Berarti itu kan gak jadi dibeli. Itu mengganggu gak terhadap program DP Nol Rupiah. Kalau mengganggu antisipasinya seperti apa, rencananya, strateginya seperti apa. Sedangkan yang lama sudah dinonaktifkan. Yang baru ini kita belum tau nih rencananya seperti apa," ujar Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Azis, Senin (15/3/2021).
Baca juga: Proyek Nuansa Pondok Kelapa dan Cilangkap Tak Ada Kaitan dengan Kasus Yoory

Menurut dia, lahan yang bermasalah pembeliannya sudah dibatalkan. "Kami akan tanya kalau ini dibatalkan mengganggu gak terhadap program DP Nol Rupiah. Timelinenya berapa lama yang terganggu. Antisipasinya seperti apa. Plan A, plan B seperti apa," kata politikus PKS ini.

DPRD perlu memeriksa sejauhmana penggunaan anggaran tersebut. Pasalnya, tanah itu dibeli pada periode DPRD DKI sebelumnya. Dia berharap Sarana Jaya mau memberikan informasi secara jelas.
Baca juga: Yoory C Pinontoan, Diangkat Ahok Jadi Dirut Sarana Jaya Kini Dicopot Anies Gara-gara Dugaan Korupsi

"Kami perlu informasi yang clear karena kejadiannya bukan di zaman kami. Di periode sebelumnya. Karena itu saya pengen tau secara jelas, clear, gamblang sehingga kami bisa jawab nanti ketika ditanya oleh wartawan, oleh masyarakat," kata Abdul.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hakim Tolak Praperadilan...
Hakim Tolak Praperadilan Asrul Azis di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Brigjen LMI Jadi Tersangka...
Brigjen LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Qodari: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Rekomendasi
ITB Buka Rekrutmen Dosen...
ITB Buka Rekrutmen Dosen Tidak Tetap 2026, Cek Syarat dan Jadwalnya
Bayar Pajak Kendaraan...
Bayar Pajak Kendaraan Bisa di PRJ 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
MNC University dan Pemkab...
MNC University dan Pemkab Kotabaru Perkuat Kolaborasi, Luncurkan Aplikasi OPPKPKE dan Bahas Pengembangan Pariwisata
Berita Terkini
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
JKF 2026 Tegaskan Perkuat...
JKF 2026 Tegaskan Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Global
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi...
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketahanan Air dan Pangan
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved