Nihil Zona Merah, Ridwan Kamil: Tren COVID-19 di Jabar Terus Menurun
Senin, 15 Maret 2021 - 15:53 WIB
loading...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil memaparkan hasil evaluasi mingguan penanganan COVID-19 di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Senin (15/3/2021). Foto Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Jabar, Ridwan Kamil menyatakan, tren kasus COVID-19 di provinsi yang dipimpinnya terus menurun.
Gubernur yang akrab disapa Emil itu menyatakan, berdasarkan hasil evaluasi mingguan yang dilakukan Gugus Tugas Penanganan COVID-19, penanganan COVID-19 di Jabar terus membaik, salah satunya tak ada kabupaten/kota di Jabar berstatus risiko tinggi penularan COVID-19 atau zona merah.
"Tidak ada zona merah di Jabar, kasus juga trennya menurun," ungkap Emil seusai Rapat Koordinasi Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (15/3/2021). Baca juga:
Lusa, Kabupaten Bekasi Akan Dapat Kiriman12 Ribu Dosis Vaksin Covid-19
Bahkan, lanjut Emil, dari 300 desa di Jabar yang tadinya berstatus zona merah pada pekan lalu, kini tinggal 137 desa atau turun hampir dua kali lipat. Adapun di tingkat rukun tetangga (RT), dari sekitar 80.000 RT di Jabar, tinggal 640 RT berstatus zona merah dari 3.500 RT berstatus zona merah pada pekan lalu.
"Jadi PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) mikro sangat pas karena mengunci permasalahan di skala kecil tanpa mengorbankan kewilayahan yang lebih luas. Jadi, kita akan terus memastikan sampai akhirnya betul-betul tidak ada lagi (wilayah) mikro yang zona marah dengan menguatkan testing PCR antigen dan ruangan isolasi di level RT," papar Emil.
Gubernur yang akrab disapa Emil itu menyatakan, berdasarkan hasil evaluasi mingguan yang dilakukan Gugus Tugas Penanganan COVID-19, penanganan COVID-19 di Jabar terus membaik, salah satunya tak ada kabupaten/kota di Jabar berstatus risiko tinggi penularan COVID-19 atau zona merah.
"Tidak ada zona merah di Jabar, kasus juga trennya menurun," ungkap Emil seusai Rapat Koordinasi Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (15/3/2021). Baca juga:
Lusa, Kabupaten Bekasi Akan Dapat Kiriman12 Ribu Dosis Vaksin Covid-19
Bahkan, lanjut Emil, dari 300 desa di Jabar yang tadinya berstatus zona merah pada pekan lalu, kini tinggal 137 desa atau turun hampir dua kali lipat. Adapun di tingkat rukun tetangga (RT), dari sekitar 80.000 RT di Jabar, tinggal 640 RT berstatus zona merah dari 3.500 RT berstatus zona merah pada pekan lalu.
"Jadi PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) mikro sangat pas karena mengunci permasalahan di skala kecil tanpa mengorbankan kewilayahan yang lebih luas. Jadi, kita akan terus memastikan sampai akhirnya betul-betul tidak ada lagi (wilayah) mikro yang zona marah dengan menguatkan testing PCR antigen dan ruangan isolasi di level RT," papar Emil.
Lihat Juga :