Urus Jenazah Emil, Kedubes Jerman Bakal Datangi Polres Tangsel

Senin, 15 Maret 2021 - 08:16 WIB
loading...
Urus Jenazah Emil, Kedubes...
Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman Nonnenmacher Kurt Emil (85) dan istrinya Naomi Simanungkalit. Foto: Istimewa
A A A
TANGERANG SELATAN - Kedutaan Besar (Kedubes) Jerman akan mendatangi Mapolres Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (15/03/21). Hal itu dilakukan guna mengurus pemulangan jenazah warganya Nonnenmacher Kurt Emil (85) yang menjadi korban pembunuhan sadis .

"Kami sudah koordinasi dengan pihak Kedutaan Jerman sehubungan dengan tewasnya salah satu korban yang merupakan WNA Jerman. Hari Senin ini pihak kedutaan akan datang," kata Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin di Mapolres Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu 14 Maret 2021. Baca juga: Diduga Terencana, Pembunuh Pasutri Jerman Terancam Hukuman Seumur Hidup

Iman telah meluruskan keterangan yang disampaikan sebelumnya di mana menyatakan jika korban Emil sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Kedua pasangan yang menjadi korban itu disebutkan telah lama tinggal di kediamannya Perumahan Giri Loka 2, Lengkong Wetan, Serpong, Tangsel.

Peristiwa sadis itu terjadi pada Jumat 12 Maret 2021 malam. Pelakunya berinisial WA (22), yang diduga telah merencanakan aksinya tersebut. Dipicu dendam akibat sakit hati, WA lantas mendatangi rumah korban dengan mengendarai sepeda motor. Baca juga: Tanpa Ampun, Kuli Bangunan dengan Sadisnya Mengkampak Pasutri WN Jerman

"Jadi ini sudah direncanakan. Tersangka awalnya berangkat dari Legok, lalu sampai di rumah korban pelaku memanjat tembok pagar rumah. Karena tersangka pernah bekerja di rumah korban, jadi dia sudah mengetahui keadaan rumah," ungkap Iman.

Setelah berhasil masuk ke perkarangan rumah, pelaku menuju ke lantai 2 dengan cara memanjat steger yang dibuatnya sendiri saat merenovasi rumah. Setibanya di atas, pelaku masuk ke dalam sambil memantau situasi.

"Tersangka tahu pintu di lantai dua tidak dikunci. Setelah masuk, tersangka mendengar bahwa korban belum tertidur. Lalu tersangka menunggu sampai 5 menit, dan baru turun ke bawah," jelasnya. Baca juga: Sering Dicaci Maki, Motif Pembunuhan WNA Jerman di Serpong
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Alfath Qornain,...
Kisah Alfath Qornain, dari Kuli Bangunan Kini Sukses Jadi Mahasiswa Berprestasi UGM
Pembunuhan Alvaro Didorong...
Pembunuhan Alvaro Didorong Rasa Cemburu Ayah Tiri
Gaji Kuli Bangunan di...
Gaji Kuli Bangunan di Australia, Apakah Benar Bisa Capai 100 Juta Rupiah?
Rekomendasi
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved