Pembunuh Haryati di Tangsel Masuk DPO, Polisi Intai Media Sosial

Sabtu, 13 Maret 2021 - 12:01 WIB
loading...
Pembunuh Haryati di...
Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
TANGERANG SELATAN - Masih ingat dengan kasus pembunuhan Haryati (31), yang mayatnya ditemukan di sebuah kontrakan, Kampung Kebantenan, RT03 RW08, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Selasa 25 Agustus 2020 malam?

Saat itu, mayat Haryati ditemukan dalam keadaan mengenaskan dengan tangan dan kaki terikat. Bahkan, tubuhnya terbungkus karpet lalu diikat lakban dan disembunyikan di ruangan belakang kontrakan yang ditempati M Nizar. Baca juga: Mayat Wanita Dalam Karung di Pondok Aren, Diduga Ada Motif Perselingkuhan

Namun, sayang hingga saat ini kepolisian masih kesulitan menangkap M Nizar (38), pelaku pembunuhan terhadap Haryati (31). Baik pelaku dan korban diketahui sama-sama telah berkeluarga, walaupun kabar terakhir menyebut Haryati belum bercerai secara resmi. Belum diketahui apa motif pembunuhan terhadap Haryati. Nizar yang bekerja sebagai sekuriti perumahan itu pergi menghilang hingga jejaknya sulit terendus polisi.

Kanitreskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Rony Setiawan, menerangkan, bahwa status M Nizar telah masuk kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Dengan begitu, seluruh polisi di berbagai wilayah akan berupaya menangkapnya.

"Sudah ada DPO nya, tanggal 5 September 2020 diterbitkannya DPO. Secara otomatis, semua petugas kewilayahan telah mengetahui status itu," katanya di Tangerang Selatan, Sabtu (13/03/21). Baca juga: Mayat Janda dalam Karung di Pondok Aren, Tetangga: Jangan Gangguin Kita

Menurut Rony, tim yang beranggotakan beberapa petugas terus mengejar keberadaan pelaku. Termasuk pula mengintai informasi melalui jejaring media sosial (Medsos)."Kita kan juga mencari melalui jaringan-jaringan di Medsos, kita pantau juga informasinya," ungkapnya.

Rony tak membantah, salah satu kendala petugas dalam mencari keberadaan M Nizar adalah kepandaiannya bersembunyi jauh dari keramaian dan berpindah-pindah tempat. "Iya benar, tersangka ini berpindah tempat terus," pungkasnya. Baca juga: Dikenal Pendiam, Pacar Janda dalam Karung di Pondok Aren Menghilang

Kasus pembunuhan Haryati sendiri tak tuntas ditangani, meski pucuk pimpinan Polres dan Kasatreskrimnya telah berganti. Kini tantangan untuk bisa menangkap pelaku jadi tugas berat Kapolres AKBP Iman Imanuddin beserta jajarannya.

(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Rekomendasi
Jaring Bibit Unggul...
Jaring Bibit Unggul Olahraga, Program Pengembangan Atlet Sasar Kaum Muda
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved